Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-10-26 18:23:58

Saban Tahun, Warga Kedungsupit Langganan Kehilangan Sapi

KORBAN CURWAN: Asin, merupakan salah seorang pemelihara sapi di Desa Kedungsupit, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. Akan tetapi, saban tahunnya ia langganan menjadi korban pencurian sapi sejak 2019 lalu.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Asin, 37, warga Dusun Bintaosan, Desa Kedungsupit, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, jadi langganan korban pencurian sapi. Setiap tahunnya sejak 2019 lalu, ia sudah tiga kali kehilangan sapi.

Yang terakhir, seekor sapi miliknya seharga Rp 15 juta raib dicuri pelaku, Senin (25/10/2021).

Baca Juga : Tiga Hari Berturut-turut, 5 Ekor Sapi Hilang di Desa Muneng Kidul

Ditemui di kedimannya, Selasa (26/10) sekira pukul 14.30 WIB, Asin mengatakan jika seekor sapinya hilang pada Senin dini hari. Ia menyadari hilangnya satu dari tiga sapinya, saat mengantarkan anaknya menuju kamar mandi sekaligus memberi makan sapi.

Baca Juga : Sapi Bunting Milik Janda Dicuri, Puluhan Tetangganya Bantu Mencari

Lantas, pria yang bekerja serabutan itu bergegas mencari jejak sapi sambil meminta pertolongan kepada tetangganya. Dari jejak kaki sapi itu, diketahui sapinya dicuri melewati kandang belakang rumahnya.

Masih dari jejak kaki sapi, pelaku kemudian membawa sapi melewati area persawahan ke arah barat atau menuju Desa Muneng. Kemudian, sapi tersebut dinaikkan ke mobil di Desa Kareng Kidul.  "Ada jejak sapi dan mobil untuk mengangkut sapi," ucapnya.

Ditanyakan, apakah Asin telah melaporkan hilangnya satu ekor sapi ke Polsek Wonomerto, ia mengaku tidak melaporkan. Alasannya, karena Kepala Desa Kedungsupit masih berstatus Pj. (ang/don)