Sambut Tahun Baru Islam, Ratusan Warga Kota Pasuruan Penuhi Jalanan Kampung dengan Cahaya Obor

Amal Taufik
Amal Taufik

Tuesday, 16 Jun 2026 07:59 WIB

Sambut Tahun Baru Islam, Ratusan Warga Kota Pasuruan Penuhi Jalanan Kampung dengan Cahaya Obor

TAHUN BARU ISLAM: Pawai obor menyambut tahun baru Islam kawasan perkampungan Krapyakrejo, Kota Pasuruan.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Cahaya obor menerangi jalan-jalan Kelurahan Krapyakrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Senin (15/6/2026) pukul 19.30 WIB. Ratusan warga dari berbagai usia turun ke jalan mengikuti pawai obor menyambut 1 Muharram 1448 Hijriah.

Anak-anak, remaja hingga orang tua tampak berjalan bersama membawa obor dan bendera Merah Putih. Mereka menempuh rute sekitar dua kilometer, mulai dari depan SDN Krapyakrejo 1 hingga berakhir di Kantor Kelurahan Krapyakrejo.

Suasana semakin meriah dengan berbagai atraksi yang ditampilkan sepanjang perjalanan, termasuk pertunjukan sembur api dari sejumlah santri yang menyedot perhatian warga.

Lurah Krapyakrejo, Bayu Wika Permana, mengatakan antusiasme masyarakat pada peringatan tahun baru Islam tahun ini meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan perkiraan panitia, jumlah peserta yang hadir mencapai lebih dari 500 orang.

"Tahun baru Islam mengingatkan kita bahwa waktu terus berjalan. Harapannya bukan hanya menjadi tahun yang lebih baik untuk diri sendiri, tetapi juga membuat warga semakin rukun, saling peduli, dan menjaga silaturahmi yang sudah terjalin selama ini," ujarnya.

Menurut Bayu, tradisi pawai obor telah menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan masyarakat. Selain memiliki nilai religius, kegiatan tersebut juga menjadi ruang berkumpul bagi warga dari berbagai lingkungan di Krapyakrejo.

Sepanjang perjalanan, peserta tampak berjalan tertib sambil melantunkan selawat dan takbir. Cahaya ratusan obor yang menyala menciptakan pemandangan berbeda di kawasan permukiman warga.

Fathullah, salah satu peserta pawai, mengaku selalu menantikan kegiatan tersebut setiap tahun. Baginya, pergantian tahun Hijriah bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperbaiki diri dan mempererat hubungan antarsesama warga.

"Obor yang kami bawa malam ini bukan hanya penerang jalan, tetapi juga pengingat agar hati dan kehidupan kami ke depan menjadi lebih baik. Semoga di tahun baru ini warga Krapyakrejo semakin guyub dan keberkahan selalu menyertai kampung kami," ujar Fathullah. (pik/why)


Share to