Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2020-11-12 21:29:40

Sampah Menumpuk, Warga Triwung Kidul Rasakan Bau Tidak Sedap

BERSERAKAN: Sampah di belakang garasi NNR di Triwung Kidul ini meresahkan warga karena baunya yang tak sedap.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Warga Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, mengeluhkan bau tidak sedap dari tumpukan sampah yang lama tidak dibuang ke TPA. Keluhan ini di antaranya disampaikan Suhan, warga Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Dia mengatakan sampah di sekitar lingkungannya, tepatnya di belakang Garasi Akas NNR, itu dibuang sembarangan di tepi sepanjang jalan. "Padahal kontainernya ada," terang Suhan, warga Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Pensiunan TNI itu menyebut sampah yang menumpuk itu bermacam-macam jenisnya. Ada sisa cangkang kerang, kotoran sapi, barang rumah tangga seperti kasur, dan lain sebagainya. Semua menumpuk di lokasi yang menjadi TPS empat tahun lalu itu. "Selain sisa sampah dari warga sini, juga sampah dari warga desa lain atau luar kota. Dari mana-mana, dari Desa Laweyan, Kecamatan Sumberasih. Biasanya ada pikap malam hari buang sampah," ungkapnya.

Baca Juga : Bersihkan 11 Kawasan Wisata, Gaul Wis Kota Probolinggo Melibatkan Santri

Pihaknya mengaku tengah diundang ke DLH Kota Probolinggo, hari ini (12/11/2020). Hasil pertemuan di DLH Kota Probolinggo, sampah tersebut bakal diangkut. "Kami berharap setelah bersih dibangun taman agar warga tidak membuang seenaknya sendiri. Karena kalau tidak ada yang jaga, tidak bisa. Susahnya saat musim hujan, baunya tidak sedap," tegasnya.

Baca Juga : Bersihkan 11 Kawasan Wisata, Gaul Wis Kota Probolinggo Libatkan Santri

Terpisah Kepala Bidang Penanggulangan dan Penanganan Sampah DLH Kota Probolinggo Sunjoto, mengaku sudah ada  pertemuan di kantor DLH, Kamis (12/11/2029) pagi dengan pihak Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, Dinas PUPR-Perkim Kota Probolinggo, dan PP An Nahdliyah. Hasilnya, disepakati bahwa Sabtu (14/11/2020) diadakan kerja bakti membersihkan sampah di belakang garasi AKAS NNR tersebut.

DLH berencana akan menggunakan alat berat skid loader pada Jumat (13/11/3020) sore dan Sabtu (14/11/2020) pagi. "Warga tinggal finishingnya saja dan selanjutnya pengawasan berada di tingkat RT, RW, Lurah dan Camat, sesuai intruksi wali kota. Karena masalah sampah masalah kita bersama," terang Sunjoto. (hla/hvn)