Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-02-07 13:54:28

Sapi Indukan dan Anakan Digondol Maling

CURWAN: Rahma, saat menunjukkan tali tampar pengikat yang putus di tempat pakan sapi.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM  - Dua ekor sapi yang dipelihara Saniman, warga Dusun Bringin Anom, RT 03, RW 02, Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, dicuri maling pada Minggu (07/2/2021) dini hari. Hilangnya sapi tersebut diketahui oleh Saniman dan istrinya, Rahma, sekira pukul 04.30 WIB, setelah keduanya melaksanakan salat subuh.

Informasi yang berhasil dihimpun tadatodays.com, dua ekor sapi yang terdiri dari induk dan anakan itu masih sempat diberi makan pada pukul 03.00 WIB oleh Rahma. Setelah itu, Rahma membersihkan kotoran sapinya lalu masuk rumah untuk melipat baju dan beres-beres isi rumahnya.

Baca Juga : Penggelap Motor Diringkus saat Naik Motor Korban

Setelah azan subuh, ia membangunkan suaminya untuk memberi minum sapinya. Saat itulah, Saniman sudah tak melihat dua ekor sapi yang ia pelihara sejak Oktober 2020 lalu itu. Hanya tersisa tambang pengikat yang sudah terpotong.

Baca Juga : Warung Kopi dan Toko Cutting Stiker Dimaling, Kerugian Ditaksir Rp 14 Juta

"Meski saya keluar masuk kamar, tidak ada bunyi yang mencurigakan," terang Rahma.

Rahma mengaku, kalau kedua ekor sapi tersebut bukanlah miliknya. Ia hanya memelihara dengan perjanjian bagi hasil dengan pemilik. Sehingga saat sapi tersebut hilang, ia langsung melaporkan kepada pemilik sapi bernama Fauzan, yang rumahnya tidak jauh dari rumahnya.

Pasca kejadian, Fauzan langsug melapor ke Polsek Kraksaan. Dulu, 2 ekor sapi itu dibeli seharha Rp 25 jutam "Kalau sekarang 30 juta rupiah, insyaallah," kata Rahma.

Sementara itu, Muhfid, tetangga korban mengatakan, kejadian kehilangan sapi di desanya dalam satu bulan ini sudah terjadi dua kali. Yakni, pada Minggu pekan kemarin dan Minggu ini.

Saat kejadian Minggu lalu, warga sempat melihat mobil warna hitam yang mencurigakan yang berada di lingkungan rumahnya. Ia pun berharap agar keamanan lingkungan bisa dikontrol oleh petugas. "Patroli, biar rakyat enak," katanya.

Sementara itu, Kompol Sujianto, Kapolsek Kraksaan, membenarkan pencurian hewan tersebut. Saat ini pihaknya masih meminta keterangan dari korban "iya betul. Nanti akan kami tindaklanjuti," katanya, melalui pesan singkat whatsapp pada Minggu pukul 12.34 WIB . (zr/don)