Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-01-02 15:16:23

Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo Lengkapi Data Penerima Vaksin Pertama

SIAP DIVAKSIN: Satgas Penanganan Covid-19 memastikan kesiapannya melaksanakan vaksinasi. Saat ini, satgas masih melengkapi data tenaga kesehatan yang akan divaksin.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo melakukan pendataan untuk penerima vaksin. Prioritas utama nantinya adalah tenaga kesehatan. Data itu nantinya akan dikirim ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Hal itu disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica. Ia mengatakan data untuk Kabupaten Probolinggo masih sekitar 78 persen.

Baca Juga : Geliat Ekonomi Kota Kraksaan di Tengah Pandemi Covid-19 dengan MakBlonjo

“Untuk sasaran itu sebenarnya kemarin kami sudah fix. Ternyata ada dari tenaga kesehatan yang belum terdaftar di Dinas Kesehatan. Sehingga kami masih mengventarisasi. Nanti vaksin akan dikirim sesuai dengan data yang sudah kita setor,” katanya pada tadatodays.com, Sabtu (2/1/2020).

Baca Juga : Geliat Ekonomi Kraksaan di Tengah Pandemi Covid-19 dengan MakBlonjo

Ia mengaku, kelengkapan data tersebut harus segera diselesaikan secepat mungkin. Paling lambat Minggu (3/1/2021) selesai. Karena keesokan harinya atau Senin (4/1/2021) data tersebut harus sudah tersetor ke Kemenkes.

Diketahui, 14 Januari 2021 mendatang pemerintah akan melakukan vaksinasi bersamaan, dengan vaksin yang akan disuntikkan pada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

“Nantinya ada tiga tahap. Tahap awal ini untuk tenaga kesehatan, lalu tahap dua petugas pelayanan publik, dan tahap tiga untuk kelompok yang rentan. Seperti ibu hamil,” paparnya.

Menurut Viro, tanggal vaksinasi yang di dijadwalkan pemerintah hanya sebatas perencanaan saja. Bisa saja akan lebih cepat atau lebih lambat dari tanggal yang sudah direncanakan tersebut.

“Itu sudah jadwal dari pemerintah. Tergantung bagaimana kondisi dan situasi ke depannya,” tandas dokter kelahiran Balikpapan, Kalimantan Timur itu. (zr/sp)