Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-11-05 10:47:05

Satpol PP Segera Tertibkan PKL yang Berjualan di Trotoar

PKL: Satpol PP Kota Probolinggo telah memasang banner larangan bagi PKL yang berjualan di trotoar. Sementara untuk penertibannya akan dilakukan mulai 8 November mendatang.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Probolinggo terbilang kurang tertata dan semrawut. Bahkan PKL berjualan di atas trotoar yang sebenarnya diperuntukkan bagi pejalan kaki. Untuk itu, Satpol PP setempat bakal menertibkan PKL di atas trotoar.

Penertiban oleh Satpol PP itu rencananya akan dimulai pada 8 November 2021.

Baca Juga : Satu Armada Damkar Rusak, Pemkot Tambah Dua Unit Senilai Rp 3, 8 miliar

Kepala Dinas Satpol PP Kota Probolinggo, Aman Suryaman mengatakan kegiatan penertiban ini akan dilakukan secara bertahap, dan dimulai dari Jl. Suroyo.

Selanjutnya, Jl. Basuki Rahmat, Jl. Supriyadi, Jl. Cokroaminoto, Jl. Mastrip dan Jl. Soekarno Hatta. "Kita akan bertahap melakukannya," ucapnya saat ditemui di kantornya Kamis, (4/11) kemarin.

Aman menyampaikan, sebelumnya ia sudah memberikan peringatan secara lisan dan tertulis terkait kepada PKL yang berdagang di atas trotoar. Pihaknya juga telah mengimbau dengan pemasangan banner terkait larangan berjualan di trotoar.

Sementara itu, salah satu pedagang es kopyor yang berjualan di trotoar Jalan Suroyo, Junaidi, warga Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan, mengatakan bahwa mengaku Satpol PP sudah memberikan peringatan untuk tidak berjualan di trotoar.

Meski sudah diperingatkan, tapi ia akan tetap berjualan. "Saya lama diam (berjualan, RED) di sini, juga pelanggan sudah mengetahui tempat jual saya," katanya.

Ia menyadari jika berjualan di trotoar dilarang oleh. Tapi ia meminta agar larangan itu berlaku bagi semua PKL. "Tidak satu dua orang saja yang diusir," ujarnya. (ang/don)