Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-11-04 15:11:26

Satu Armada Damkar Rusak, Pemkot Tambah Dua Unit Senilai Rp 3, 8 miliar

PENGADAAN: Mobil damkar tersebut kini kondisinya rusak. Untuk itu, Pemkot Probolinggo melakukan pengadaan dua unit damkar dengan total anggaran 3,8 miliar rupiah.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Dinas Satpol PP Kota Probolinggo bakal membeali dua armada pemadam kebakaran, dengan pagu anggaran Rp 3,8 miliar. Alasannya, untuk menyesuaikan kebutuhan mobil damkar dalam mengakses jalananan kota. Di sisi lain, 1 dari 3 mobil damkar kondisinya rusak.

Berdasarkan data dari website lpse.probolinggokota.go.id, rencana pembelian dua mobil damkar itu dalam hasil pengadaan barang dan jasa APBD tahun 2021, Kamis ( 4/11/2021). Dalam website itu, ada 8 peserta yang telah mengikuti lelang.

Baca Juga : Terjatuh di Area SPBU, Motor Ini Terbakar dan Sambar Pengedaranya

Namun, lelang dimenangkan oleh oleh PT. Karya Jaya Mandiri Megah Prakoso asal Kabupaten Bogor, senilai Rp 3.638.000.000.

Baca Juga : Percikan Api di Dapur Membakar 4 Rumah Sekaligus

Ditemui di kantornya, Kepala Dinas Satpol PP Aman Suryaman mengatakan, ada 3 mobil pemadam kebakaran yang saat ini dimiliki Dinas Satpol PP. Tiga mobil itu memiliki kapasitas air sebesar 2000 liter, 4000 liter dan 1000 liter.

Sementara untuk pengadaan 2 unit mobil damkar baru itu berkapasitas 3000 liter senilai Rp. 1,7 miliar, dan kapasitas 5000 liter senilai Rp 2,1 miliar.

Menurutnya, pertimbangan tambahan dua damkar mobil itu adalah efisiensi anggaran dan mempermudah akses jalan di Kota Probolinggo. Sehingga, tambahan armada baru nantinya dapat saling support ketika ada kebakaran yang besar. "Untuk spesifikasi mobilnya sesuai dengan standar pelayanan damkar," ujarnya.

Mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika setempat ini menyebutkan, satu mobil damkar yang rusak berkapasitas 10000 liter. “Rusak di bagian mesin. Sedangkan bagian alat semprot normal,” katanya.

Oleh karena itu, perbaikan satu armada itu diperkirakan dilakukan pada tahun 2022. Sebab, Satpol PP masih mengajukan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) di tahun 2021. (ang/don)