Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2020-11-23 22:51:28

Satu Karyawan Kembali Meninggal Karena Covid-19, Unej Perpanjang WFH

PENJELASAN: Kasubag Humas Unej Rokhmad Hidayanto saat memberikan keterangan pada awak media. Ia mengatakan bahwa rektor memutuska digelar WFH kembali.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Universitias Jember (Unej) kembali memperpanjang masa work from home (WFH), setelah satu orang karyawan kembali meninggal akibat terpapar Covid-19. Dikabarkan sebelumnya juga terdapat satu dosen dan satu karyawan yang meninggal karena positif Covid-19.

Informasi tersebut, dibenarkan oleh Kasubag Humas Unej Rokhmad Hidayanto. Saat ditemui di ruang kerjanya, Rokhmad menjelaskan, menindaklanjuti temuan tersebut, Rektor Unej Iwan Taruna langsung menerbitkan surat edaran bernomor 17725/UN25/TU/2020 perihal perpanjangan WFH karyawan dan dosen Unej.

Baca Juga : Bupati dan Wabup Jember Telah Disuntik Vaksin Sinovac, Tidak Alami Gejala

Pihaknya menyebut, langkah kebijakan WFH akan berlangsung selama sepekan terhitung sejak 23 November hingga 29 November 2020 mendatang. Selama masa itu, tim Darurat Tanggap Bencana Pencegahan Covid-19 Unej akan melakukan serangkaian seterilisasi menggunakan disinfektan dan sinar sinar ultraviolet (UV).

Baca Juga : Ribuan Vaksin Sinovac di Banyuwangi Mulai Didistribusikan

Pihaknya berharap, masyarakat tidak berfikir Unej sebagai sumber penyebaran, sebab menurutnya karyawan atau dosenlah yang terpapar dari luar. “Kami tidak menampik bahwa mungkin di Unej ada (Covid-19, Red). Tapi, mereka (dosen atau karyawan, Red) juga bisa jadi terpapar dari luar lingkungan kampus,” terangnya, Senin (23/11/2020).

Dikonfirmasi terpisah, ketua Tim Darurat Tanggap Bencana Pencegahan (TDTBP) COVID-19 Unej dr. Cholis Abrori menyampaikan, sudah ada 3 orang yang meninggal dunia. Namun dari hasil swab, yang dipastikan terkonfirmasi positif Covid-19 hanya 1 orang saja. Yakni, satu karyawan yang bertugas di Fakultas Teknik Pertanian (FTP).

Sementara 2 warga Unej lain yang meninggal dihari yang sama tidak terkonfirmasi positif Covid-19. “Tidak semuanya terkonfirmasi positif. Hanya satu yang sementara ini terkonfirmasi Covid-19. Satunya meninggal biasa, satu lagi hasil swab tesnya belum keluar. Kita tunggu hasilnya,” pungkasnya. (as/sp)