Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2020-12-29 22:35:52

Satu Keluarga di Probolinggo Terjun ke Pekarangan, Istri Meninggal

TERJUN: Warga membantu mengevakuasi tiga orang sekeluarga, sesaat setelah terperosok. (foto: Polsek Sumber)

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Sepasang suami istri bersama seorang anaknya yang mengendarai sepeda motor di Jalan Raya Sumber, Desa/Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, Selasa (29/12/2020) sore, mengalami kecelakaan tunggal. Motor pasutri itu terperosok ke pekarangan warga di pinggir jalan tersebut, dan mengakibatkan sang istri meninggal dunia.

Kecelakaan itu terjadi karena rem motor blong, saat melintasi jalan yang menurun.

Baca Juga : DPRD Kabupaten Pasuruan Berduka, Sekretaris Dewan Meninggal Dunia

Kronologinya, sore itu, Dewi Nuke Mayasari, 28, sedang dibonceng sepeda motor oleh suaminya, Ramadhan Budi, 25, dan anaknya berinisial A, 2 tahun. Mereka warga Jalan WR Supratman, Blok Sentono, Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Baca Juga : Dump Truk Hantam Median Jalan, Tidak Ada Korban

Sebelumnya, mereka berkunjung ke rumah keluarganya di Kecamatan Sumber. Sekira pukul 16.00 WIB, mereka pun pulang menuju rumahnya di Kota Probolinggo dengan mengendarai motor Honda Beat Nopol N 6347 ST.

Nah, di tengah perjalanan, Ramadani hendak mengurangi kecepatan karena jalan menurun dengan menarik pedal rem. Akan tetapi, rem motor tak berfungsi sehingga laju motor tak terkendali hingga terperosok ke pekarangan milik warga di pinggir jalan.

Kapolsek Sumber, Iptu Sono menjelaskan, satu keluarga itu berjalan dari arah selatan ke utara. Menurut Iptu Sono, pengendara memilih mengarahkan motornya ke arah kiri pekarangan warga karena di arah kanan terdapat jurang.

"Kemudian mereka ditolong oleh beberapa warga setempat dan dilarikan ke Puskesmas Sumber. Karena korban mengalami luka berat, akhirnya dibawa ke RSUD Mohammad Saleh," ujarnya sat dihubungi via telepon.

Selanjutnya, Sono mengatakan, sesampainya di RSUD Mohammad Saleh para korban mendapat perawatan intensif. Namun sayang, sang istri  tidak dapat tertolong dan meninggal.

Sementara, Ramadhani mengalami patah jari kelingking tangan kanan, luka robek sedalam 3 cm dan panjang 8 cm pada bagian betis sebelah kanan, serta memar di punggung. Sedangkan A, anak korban, mengalami luka lebam pada dahi. (ang/don)