Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2020-09-06 22:37:12

Satu Lagi Nakes RSU Wonolangan Probolinggo Terpapar Covid-19, Layanan Tetap Buka

BERTAMBAH: IGD (Instalasi Gawat Darurat) di RSUD Wonolangan Dringu sepi dari pasien. Kini bertambah satu lagi nakes terpapar virus corona.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Kasus nakes terpapar covid-19 di RSU Wonolangan Probolinggo bertambah satu lagi pada Sabtu (5/9/2020). Meski demikian pelayanan IGD tetap dibuka mulai Minggu (6/9/2020) pukul 00.00. Setelah sebelumnya IGD sempat ditutup sementara selama tiga hari. Penutupan terhitung sejak Kamis, 3 September hingga Sabtu, 5 September 2020. Sedangkan penutupan tersebut bermula saat salah seorang nakes terpapar covid-19.

Dikatakan Kasubag Layanan Pelanggan dan Pemasaran RSU Wonolangan, Nyoman Suasthi A, penambahan satu nakes yang terpapar covid-19 bermula dari seorang nakes IGD yang bergejala demam hingga akhirnya positif covid-19. Selanjutnya semua nakes di IGD setempat dilakukan tracking dan swab. “Semua yang ada disitu (IGD), diswab. Terus ada tambahan satu lagi. Jadi dua-duanya diterapi dan diobati dulu,” terang Nyoman Suasthi A.

Baca Juga : KPU Anggarkan Rp 4 Miliar untuk Rapid Test 33 Ribu Anggota KPPS dan Linmas

Adapun satu nakes tambahan yang terpapar covid-19 itu merupakan orang tanpa gejala (OTG).

Baca Juga : Pandemi Covid-19, Haul KH. Abdul Hamid Pasuruan Digelar Terbatas

Perihal IGD yang tetap dibuka meskipun ada tambahan satu nakes yang terpapar  covid-19, Nyoman menjelaskan bila perawat tersebut sudah tak berdinas. “Tapi yang nakes tambahan, itu sudah tidak berdinas sejak ditutup sementara. Kalau yang nakes lainnya negatif semua, yang negatif sudah bisa kembali berdinas. Hasil swab sudah keluar semua. Jadi satu nakes yang bergejala covid-19, lalu diperiksa, kemudian ada tambahan nakes yang OTG. Keduanya tidak berdinas,” jelasnya.

Sementara ruang IGD setempat selama ditutup tiga hari telah dilakukan penyemprotan disinfektan. Bahkan akses sirkulasi udara di masing-masing tempat tidur pasien di ruang IGD setempat juga ditambah. “IGD sudah mulai ada pasiennya. Kalau ada customer yang membutuhkan layanan, nanti alurnya, kita lakukan tracking. Jadi pemeriksaan-pemeriksaan dari hasil laboratorium dan penunjang lain. Seperti foto, itu tidak ada arah ke infeksi yang menular itu, ya bisa di RSU Wonolangan. Tapi kalau ada yang memerlukan ke tempat rujukan, nanti dirujuk, karena ada screening dulu di awal,” ungkapnya. (hla/hvn)