Muhammad Musleh


Wartawan Tadatodays.com | 2022-06-10 14:48:59

Sebulan Raih 49 Prestasi tingkat Jawa Timur Hingga Nasional

MELEK IT: Prestasi bidang robotik yang ditorehkan siswa-siswi MAN 1 Pasuruan tidak hanya di tingkat nasonal, namun juga internasional. Seperti juara 1 dan 3 Robofest Japan di Jepang dan kejuaraan di Malaysia.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - MAN 1 Pasuruan terus menorehkan prestasi membanggakan, baik di kancah nsional maupun internasional. Bahkan, selama Maret 2022, siswa-siswinya berhasil mengharumkan nama madrasah yang berada di Jl. Balai Desa Glanggang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan tersebut.

Prestasi yang diraih siswa-siswi MAN 1 pasuruan cukup beragam. Mulai prestasi di bidang olahraga, olimpiade Sains, hingga juara robotik nasional dan internasional. Prestasi tersebut tak lepas dari program inovasi yang digagas MAN 1 Pasuruan. Salah satunya lewat program Bimbingan Prestasi (Bimpres).

Baca Juga : Sukses Siswa MAN 1 Kota Probolinggo di Ajang Olimpiade Nasional; Gagal Dua Kali, Bangkit dan Sukses Meraih Emas dan Perak

Kepala MAN 1 Pasuruan Nasrudin, M.Si mengatakan, program Bimpres memberikan bimbingan khusus bagi siswa yang memiliki potensi di madrasah. “Melalui Bimpres itu, siswa diberi pelatihan khusus sesuai kemampuannya. Misal potensi di robotic, ya akan kita bimbing robotik,” terangnya pada tadatodays.com.

Baca Juga : Sukses Siswa MAN 1 Kota Probolinggo di Ajang Olimpiade Nasional; Gagal Dua Kali, Bangkit dan Sukses Raih Emas dan Perak

Alumni ITS Surabaya itu melanjutkan, selain Bimpres, siswa diberi reward saat berhasil meraih kejuaraan. “Jika mereka menang tiga kali, kita berikan hadiah tiga kali pula,” tuturnya. Namun soal bentuk hadiahnya diberikan sesuai kemampuan sekolah. Minimal bisa beli bakso,” katanya berkelakar.

Tidak hanya memberikan apresisasi dengan hadiah, madrasah juga memberikan piagam sebagai siswa terbaik madrasah. Mereka yang berprestas, akan dicantumkan dalam raport sekaligus ada nilai lebih.

Bapak 3 anak itu menjelaskan, MAN 1 Pasuruan sendiri punya konsep secara integral. Yakni memadukan penguasaan, pengembangan, dan ditunjang dengan teknologi. Siswa tidak hanya mumpuni di bidang agama nmun juga teknologi. Sejauh ini, alumni Man 1 Pasuruan banyak yang bekerja secara mandiri serta melanjutkan ke berbagai perguruan tinggi.

FASILITASI BIMPRES: Waka Kesiswaan MAN 1 Pasuruan Heri Santoso mengatakan jika MAN 1 Pasuruan punya 22 ektrakulikuler, terbanyak di antara madrasah yang ada di Pasuruan.

Selain itu, MAN 1 Pasuruan punya program peminatan. Mulai program Matematika dan ilmu Alam, ilmu Sosial, ilmu Bahasa dan Budaya, serta ilmu Agama. Tahun 2013 juga ada program Sistem Kredit Semester (SKS). Melalui program tersebut, tidak sedikit siswa yang hanya menempuh pendidikan selama 2 tahun.

Dalam program kewirausaan, MAN 1 Pasuruan dibekali workshop pengembangan wisausaha atau bengkel multimedia. Siswa bisa mengeksplore sesuai bidangnya masing-masing. Salah satunya kemampuan mendesain. Selain teori juga ada praktik. Madrasah juga membekali siswanya dengan printer 3 dimensi yang berguna mencetak aksesoris robotik.

TELADAN: Tidak hanya siswanya yang berprestasi, guru MAN 1 Pasuruan juga berpretasi. Seperti yang diraih Sisca Amaliah dengan medali emas Olimpiade Fisika Nasional dan meraih medali perunggu untuk lomba guru nasional.

Sementara itu, Waka Kesiswaan MAN 1 Pasuruan Heri Santoso menambahkan, MAN 1 Pasuruan punya 22 ektrakulikuler. Ekstrakulikuler tersebut paling banyak di antara madrasah yang ada di Pasuruan. Yang paling menonjol diantaranya Robotik. Bahkan, MAN 1 Pasuruan pernah menjuarai dua kejuaraan internasional. “Juara 1 dan 3 Robofest Japan, mengalahkan 34 negara. Serta kejuaraan di Malaysia,” terangnya.

Ekstrakulikuler sinematik. Di ektrakulikuler ini, siswanya pernah meraih juara tingkat nasional. Yakni juara film pendek mengangkat judul Janda Kembang di Desa. Film ini mengangkat perkawinan kontrak di Kabupaten Pasuruaan.

Tidak hanya siswa, guru di MAN 1 Pasuruan juga punya prestasi membanggakan. Sisca Amaliah berhasil meraih medali emas Olimpiade Fisika Nasional pada bulan April 2022. Guru muda ini juga berhasil meraih medali perunggu untuk lomba Guru Nasional di kejuaraan yang sama. (*/mus/sp)