Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-09-27 11:31:39

Sehari, KPK Geledah Lima Kantor Pemkab Probolinggo, Salah Satunya Dinsos

OBOK-OBOK: KPK kembali melakukan penggeledahan di perkantoran Pemkab Probolinggo. Senin (27/9), KPK menggeledah komplek perkantoran Dinas Sosial, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Bakesbangpol, sekretariat Desk Pilkada (atas), serta kantor Dinas Perhubungan (bawah).

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Pemerintah Kabupaten Probolinggo benar-benar diobok-obok oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Bagaimana tidak, pasca OTT terhadap Bupati Probolinggo nonaktif Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin, KPK menggeledah sejumlah kantor instansi Pemkab Probolinggo. Yang terbaru, KPK menggeledah lima kantor dalam sehari, Senin (27/9/2021).

Lima kantor yang digeledah KPK yakni, Dinas Sosial, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Bakesbangpol, sekretariat Desk Pilkada, dan kantor Dinas Perhubungan.

Baca Juga : Geledah Rumah Seorang Kontraktor, KPK Gunakan Mesin Penghitung Uang

Untuk empat instansi pertama di atas lokasinya berada di samping timur Pendapa Kabupaten Probolinggo, Jalan Ahmad Yani Kota Probolinggo. Sementara kantor Dinas Perhubungan berada di Jalan Panglima Sudirman Kota Probolinggo, atau tepat di utara rumah dinas Wali Kota Probolinggo.

Baca Juga : Langganan Dapat Proyek dan Jadi Timses Hasan Aminuddin, Rumah Pemborong Ini Digeledah KPK

Tadatodays.com pertama kali mendatangi komplek perkantoran di timur pendapa. Pintu gerbang di komplek perkantoran itu sudah ditutup, dan dijaga anggota kepolisian dari Polres Probolinggo Kota. Ada beberapa orang pegawai yang hendak masuk, namun dilarang oleh polisi.

Sementara di halaman kantor, terparkir dua mobil Toyota Innova Reborn yang ditumpangi tim KPK. Tampak dari dalam mobil keluar petugas berompi KPK, lalu masuk ke kantor Dinas Sosial.

Lalu, Kepala Bakesbangpol Ugas Irwanto juga terlihat mendampingi KPK. Ada juga Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Anung Widhiarto, yang turut mendampingi KPK.

Perlu diketahui, untuk Kantor Bakesbangpol berada di gedung area barat sisi utara lantai dasar. Sementara untuk sekretariat Desk Pilkada juga berada di gedung barat, namun menempati lantai dua.

Berikutnya, untuk kantor Dinas Sosial berada tepat di selatan kantor Bakesbangpol. Sedangkan kantor Dinas Koperasi berada di gedung timur lantai dasar.

Suasana yang sama juga terlihat di area kantor Dinas Perhubungan. Pintu gerbang juga telah ditutup dan dijaga polisi. Sementara petugas KPK sudah berada di dalam kantor Dinas Perhubungan yang menghadap ke selatan.

Penggeledahan di kantor bercat biru itu menjadi perhatian warga sekitar dan pengguna jalan.

Hingga pukul 11.00, penggeledahan di lima kantor tersebut masih berlangsung.

Sementara sebelumnya, KPK lebih dulu menggeledah kantor Dinas PUPR pada Kamis (23/9), dan dilanjutkan penggeledahan di Mal Pelayanan Publik (MPP), Jumat (24/9). 

Diketahui, keberadaan KPK di Probolinggo sejak 30 Agustus 2021 lalu, terkait kasus dugaan suap jual beli jabatan Pj kades di Kabupaten Probolinggo. Dalam kasus itu, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin. Keduanya disangka menerima suap jual beli jabatan Pj kades.

Selain Puput dan Hasan, KPK juga menangkap mantan Camat Paiton Muhamad Ridwan, mantan Camat Krejengan Doddy Kurniawan, dan seorang ASN Bernama Sumarto yang disiapkan menjadi Pj Kades Karangren, Kecamatan Krejengan.

Tak hanya Sumarto, KPK juga mengamankan 17 ASN lain yang juga dipersiapkan menjadi Pj kades di sejumlah desa. Dengan demikian, total ada 22 orang yang diamankan KPK dan telah diperiksa sebagai tersangka.

22 orang itu juga telah ditahan di sejumlah tempat di Jakarta.

Nah, belum diketahui apakah penggeledahan di tujuh kantor tersebut masih berkaitan dengan kasus suap jual beli jabatan atau bukan. (ang/don)