Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-11-03 15:10:24

Sehari Setelah Dibuka, Pra Liga Sepak Bola Pelajar Langsung Dihentikan

DITUNDA: Para pelajar SMPN 3 Kota Probolinggo, terpaksa menunda mengikuti turnamen Pra Liga Pelajar. Ini setelah Satgas Covid-19 setempat merekomendasikan untuk menunda turnamen tersebut, dengan alasan kondisi covid-19.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Pada Kamis, 28 Oktober 2021 lalu, Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin membuka turnamen Pra Liga Sepak Bola Pelajar dalam kejuaraan Wali Kota Cup Tahun 2021. Pembukaan turnamen itu digeber di Stadion Bayuangga. Tapi, baru sehari dibuka, even tersebut langsung dihentikan sehari setelahnya.

Sebelum diputuskan dihentikan, turnamen tersebut diikuti 19 tim, salah satunya tim SMPN 3. Usut punya usut, ternyata dihentikannya liga pelajar itu karena tidak direkomendasi oleh Satgas Covid-19 setempat. Padahal di hari pertama saat pembukaan, pertandingan pembuka antara pertandingan SMPN 10 melawan SMPN 2 sudah digelar dengan durasi 25 menit. Pertandingan itu berakhir dengan skor kaca mata.

Baca Juga : Banyuwangi Putra, Persid, PSIL Lolos 32 Besar, Persipro 1954-Singhasari Terhenti

Wali Kota Hadi Zainal Abidin mengatakan, turnamen Pra Liga Pelajar disepakati untuk ditunda sementara oleh Tim Satgas Covid-19. Belum diketahui kapan pertandingan kembali dimulai. "Ini merupakan keputusan bersama untuk kepentingan Bersama,” katanya.

Baca Juga : Capaian Pembangunan Air Minum dan Sanitasi di Kota Probolinggo Mencapai 95,95 Persen

Mudah-mudahan, kata wali kota, dalam waktu dekat pertandingan dapat kembali dilangsungkan.

Ditanyakan, apakah penundaan itu karena status Kota Probolinggo masuk PPKM Level 3, politisi PKB itu mengatakan tidak. Ia hanya berharap kepada warga Kota Probolinggo yang belum divaksin untuk segera vaksin. “Supaya bisa mencapai PPKM Level 1,” ujarnya.

Menurutnya, dihentikannya Pra Liga ini karena kondisi dan situasi covid-19. "Seperti di Pamekasan ada acara MTQ. Di Jember ada Liga 1 (juga dihentikan). Keputusan ini semata-mata untuk memutus rantai Covid-19," tuturnya. (ang/don)