Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2020-11-15 21:29:28

Sejumlah Kader Tolak Dukung Salam-Ifan, PDIP: Mereka Sudah Bukan Pengurus

MEMBELOT: Bambang Sudiono menegaskan jika ia dan kawan-kawannya sesama kader PDIP tak akan mendukung Salam-Ifan. Bahkan ia menegaskan akan mengalihkan dukungan pada Hendy-Gus Firjaun.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Mantan pengurus DPC PDIP Jember periode 2015-2019 Bambang Sudiono mengklaim telah mengkonsolidasi massa PDIP untuk tidak mencoblos paslon nomor urut 3 Abdus Salam-Ifan Ariadna. Alasannya, penunjukan paslon tersebut mengabaikan suara arus bawah.

Bambang menyebut, tak hanya itu alasan ia dan kader PDIP lainnya menolak mendukung Salam-Ifan. Alasan lainnya, Salam bukanlah kader otentik parpol berlogo banteng dengan moncong putih tersebut.

Baca Juga : Penghuni Lapas Jember Lakukan Perekaman e-KTP, Pastikan Mereka Punya Hak Pilih

Karena itulah, Bambang menyebut jika ia dan kader PDIP yang sevisi dengannya, membentuk relawan bernama Aliansi Tokoh Relawan Nasionalis (ATRN). ATRN ini lantas mendukung paslon nomor 2 Hendy dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman (Gus Firjaun).

Baca Juga : KASN Soroti Netralitas ASN Pemkab jember, Plt Bupati Segera Laksanakan Sanksi

Selain tak mendukung Salam-Ifan, Bambang dkk juga menilai bahwa Ketua DPC PDIP saat ini, yakni Arief Wibowo, bukan sosok yang tepat memimpin partai. Pasalnya, Arief dipilih tidak melalui proses musyawarah sebagaimana yang tertuang di dalam AD/ART.

Ia menuding Arief dan kepengurusan saat ini tidak menghormati tokoh-tokoh PDIP yang selama ini berjuang membesarkan partai. Hal itu menurutnya akan menurunkan elaktabilitas partai PDIP itu sendiri. Terkait kemungkinan ia disanksi partai, Bambang dan kawan-kawannya siap.

Terpisah, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPC PDIP Jember Widarto saat dikonfirmasi tadatodays.com melalui pesan WhatsApp mengatakan, bahwa Bambang saat ini bukanlah pengurus. "Mereka sudah bukan pengurus," tulisnya singkat.

Dalam pesan singkat itu, Widarto menegaskan jika ada kader atau pengurus yang tidak mematuhi rekomendasi partai, maka akan disanksi. (as/sp)