Sejumlah Kapal di Pelabuhan Pasuruan Dibakar, Diduga Dipicu Konflik Nelayan

Amal Taufik
Amal Taufik

Thursday, 05 Feb 2026 08:15 WIB

Sejumlah Kapal di Pelabuhan Pasuruan Dibakar, Diduga Dipicu Konflik Nelayan

BAKAR: Kapal di Pelabuhan Pasuruan yang dibakar.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Sejumlah perahu yang bersandar di Pelabuhan Pasuruan dibakar pada Rabu (4/2/2026) malam. Aksi pembakaran ini diduga dipicu konflik nelayan.

Berdasar informasi yang dihimpun tadatodays.com di lapangan, aksi pembakaran ini terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Namun, masih belum jelas konflik seperti apa yang melatarbelakangi aksi ini.

Ada informasi yang menyebut konflik soal wilayah menjaring ikan. Ada pula yang menyebut konflik dipicu penggunaan alat tangkap saat melaut hingga diduga ada aksi pembakaran kapal lebih dulu.

PERTEMUAN: Wali Kota, Kapolres Pasuruan Kota, dan sejumlah tokoh masyarakat usai pertemuan di kantor Kecamatan Panggungrejo.

Belum ada yang bisa dipastikan. Hanya yang jelas konflik melibatkan nelayan asal Desa Kalirejo, Kabupaten Pasuruan dan nelayan asal Kelurahan Ngemplakrejo, Kota Pasuruan.

Berdasar pantauan di lapangan, ada 5 kapal yang bersandar di sekitar Pelabuhan Pasuruan dibakar. Petugas damkar langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

Situasi sempat memanas usai aksi pembakaran. Polisi dan TNI langsung datang ke lokasi untuk mengamankan wilayah di sekitar lokasi kejadian.

Abdul Halim, salah satu warga Ngemplakrejo mengungkapkan, permasalahan ini sebenarnya sudah dimediasi bersama tokoh masyarakat. "Sudah disarankan agar diselesaikan dengan koordinasi bersama Satpolairud," ujarnya.

Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo mengatakan, pertemuan bersama tokoh masyarakat dari kedua pihak, polisi, dan TNI sudah dilakukan. "Semua sepakat menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Alhamdulillah ini tanggung jawab kita semuanya. Semua warga kita," ujar Adi.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly mengatakan, pihaknya memastikan akan menjaga kondusifitas wilayah dan memberikan rasa aman bagi warga. "Besok akan dilanjutkan dengan langkah-langkah penyelesaian," kata Yudho. (pik/why)


Share to