Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-08-17 21:59:00

Semarak HUT RI ke-76 di Probolinggo, Pengibaran Bendera di Pantai Hingga Pegunungan

PESISIR: Warga Desa Randu Putih, Kecamatan Dringu menggelar upacara bendera di pantai setempat dengan membentangkan bendera panjang berlatar belakang perahu dan laut.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 digelar semarak dengan menggelar banyak acara,  di beberapa daerah di Kota dan Kabupaten Probolinggo. Mulai dari pengibaran bendera di pegunungan, pantai, hingga gedung tinggi.

Peringatan HUT RI ke-76 ini digelar pada Selasa (17/8/2021).

Baca Juga : Semarak HUT RI ke-76 di Probolinggo, Pengibaran Bendera dari Pantai Hingga Pegunungan

Di Kota Probolinggo, Forkompinda yang dihadiri Wali Kota Hadi Zainal Abidin, Kepala Kejaksaan Negeri Hartono, perwakilan Polresta-Kodim 0820 dan para atlet KONI menggelar upacara dengan mengibarkan bendera berukuran 25x10 meter di GOR Mastrip.

Baca Juga : 301 Warga Binaan Lapas Probolinggo Dapat Remisi, 3 Langsung Bebas

Wali Kota Hadi Zainal Abidin mengatakan seluruh elemen masyarakat merayakan kemerdekaan Indonesia.

EKSTREM: Lokasi ekstrem tak menyurutkan peserta untuk menggelar upacara di kawasan Air Terjun Umbulan. Hal itu dilakukan, karena peserta menghormati perjuangan pahlawan bangsa dalam memperjuangkan kemerdekaan RI.

Menurutnya, atlet di Kota Probolinggo dapat mengharumkan nama bangsa melalui kemampuannya di bidang olahraga. "Tinggal kita menjaga dan mewujudkan impian para pahlawan untuk membawa harum kemerdekaan Indonesia," ujarnya.

Ketua KONI setempat, Rahadian Juniardi menyampaikan pelaksanaan upacara bendera ini dilakukan oleh sejumlah Atlet. Di antaranya FPTI dan IPSI. Beladiri.

Oleh karena itu, KONI bukan hanya untuk mencetak atlet tapi juga prestasi. Seperti medali dari Kejuaraan Nasional Open di Bandung, dimana atlet Kota Probolinggo mendapatkan 7 medali emas dan total medali yang diraih 13. "Sungguh itu patut dibanggakan," kata pria yang karib disapa Dodik ini.

Sementara di Kabupaten Probolinggo, Kepala Desa Randu Putih, Sukandar dan sekitar 25 nelayan setempat melakukan upacara di Pantai Randu Putih, Desa Randu Putih, Kecamatan Dringu dengan mengibarkan bendera ukuran 10x1 meter.

Di pantai itu, tampak antusias warga dalam kegiatan upacara kemerdekaan tersebut. Pasalnya, pengibaran bendera baru pertama kali dilaksanakan.

MERAH PUTIH: Bendera raksasa terpasang di GOR Mastrip Kota Probolinggo. Pembentangan bendera itu dilakukan oleh atlet Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).

Ketua Pokdarwis setempat, Agus Linthanta mengatakan pelaksanaan detik-detik proklamasi sengaja digelar di pantai sekaligus memperkenalkan wisata desa. "Buktinya, warga sangat antusias mengikuti acara dengan gembira dan nasionalisme tetap ada," kata Agus.

asalah satu nelayan bernama Mistari, 54, mengaku sangat senang dan gembira saat mengikuti upacara. Sebab, kegiatan ini baru pertama kali di desanya.

Jika di Dringu melaksanakan upacara di pantai, berbeda halnya di Desa/Kecamatan Sukapura. Warga setempat mulai dari pemuda, pedagang asongan dan sopir jip mengibarkan bendera ukuran 6x12 di kawasan Air Terjun Umbulan.

Koordinator acara, Cukup Affandi menyebutkan pemilihan kawasan air terjun sebagai tempat upacara lantaran mata air di air terjun tersebut dimanfaatkan oleh warga setempat untuk kebutuhan sehari-hari.

Cukup menyampaikan ada beberapa tantangan dalam pengibaran bendera di ketinggian. "Mulai dari pemasangan ikatan bendera, hingga mengumpulkan warga untuk mendaki ke lokasi acara," katanya.

Oleh karena itu, makna yang terkandung dalam perayaan HUT RI ini sebagai bentuk menghormati jasa para pahlawan yang gugur dalam merebut kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah. (ang/don)