Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2020-09-03 22:51:05

Sembilan Kecamatan di Kabupaten Probolinggo Alami Kekeringan

DIBANTU: Warga Gunung Geni, Banyuanyar mendapat bantuan berupa air bersih dari BPBD Kabupaten Probolinggo.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Kekeringan di musim kemaru berdampak kekurangan air di beberapa desa di Kabupaten Probolinggo. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan sejumlah desa di sembilan kecamatan di Kabupaten Probolinggo mengalami kekurangan air bersih. Di antaranya adalah Kecamatan Tegalsiwalan, Kecamatan Bantaran, Kecamatan Banyuanyar, Kecamatan Paiton, Kecamatan Kuripan, Kecamatan Lumbang, Kecamatan Tongas, Kecamatan Besuk, dan Kecamatan Wonomerto. “Ada tambahan satu kecamatan, Kecamatan Gading, yaitu Desa Jurang Jero,” ujar Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Probolinggo, Abdullah.

Menurutnya sebenarnya di Desa Jurang Jero, Kecamatan Gading, itu sudah ada aliran air dari Ranu Betek. Namun aliran air terputus. Sehingga suplai air bersih yang dari Ranu Betek, itu tidak sampai kepada warga desa setempat. “Sehingga masyarakat membutuhkan air, sehingga kita suplai. Pertama kali pada Bulan Juli, sedangkan di Desa Gunung Geni suplai kedua. Kami menunggu surat lagi dari Desa Jurang Jero, untuk meminta suplai air lagi. Tiap tahun sembilan kecamatan itu terdampak. Cuma yang  mengajukan permintaan hanya Desa Gunung Geni, Kecamatan Banyuanyar,” terangnya.

Baca Juga : Puncak Kemarau, Pemkab Banyuwangi Sebut Belum Ada Daerah Kekeringan

Pihaknya mengatakan bahwa Kamis (3/9/2020), sedikitnya dua tangki air bersih disalurkan di RT 13 dan RT 14, Desa Gunung Geni, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo. “Kebetulan ini ada permintaan dari Kepala Desa Gunung Geni. Ia mengirim surat bahwa desa ini membutuhkan air bersih. sSehingga pemerintah melalui BPBD mengirim air bersih sesuai kebutuhan dua tangki,” terangnya.

Baca Juga : 80 Persen dari 179 Tempat Tidur Isolasi untuk OTG, Telah Terisi

Pihaknya menambahkan bahwa penyaluran air bersih tersebut dilakukan dua hari sekali. Sekali kirim dua tangki. Sedikitnya di RT 13 terdapat 300 Kepala Keluarga dengan 600 jiwa menerima manfaat penyaluran air bersih tersebut. Sedangkan di RT 14 terdapat 50 kepala keluarga dengan 190 jiwa yang menerima penyaluran air bersih tersebut.

Sumiati, 45, warga Dusun Runggeng Desa Gununggeni, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo mengaku kekurangan air bersih pada musim kemarau. Menurutnya warga setempat dalam tujuh bulan terakhir mengalami kekurangan air bersih. “Kecuali pada musim penghujan, warga dapat menggunakan air hujan. Selain itu selama ini warga mengambil air bersih di sumur pahing, yang lokasi jauh dari sini, sekitar satu kilometer,” terang Sumiati.

Pihaknya mengaku terbantu dan senang usai BPBD Kabupaten Probolinggo menyalurkan dua mobil tangki air. Masing-masing mobil tangki berkapasitas 6 ribu liter dan 5 ribu liter, pada Kamis (3/9/2020) itu memudahkannya. Terutama untuk ia pergunakan mencuci, menanak nasi, dan minum sehari-hari. (hla/hvn)