Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2022-03-14 20:32:46

Seorang Pemuda di Wonomerto Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dapur Rumah

DEPRESI: Seorang anggota kepolisian menunjukkan tali tampar yang digunakan oleh korban saat gantung diri di dapur rumahnya Desa Sepuhgembol, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Senin (14/3/2022).

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Abduzzomat Rizal Arifal, adalah pemuda berusaia 21 tahun, warga Dusun Krajan 1 RT 2 RW 3 Desa Sepuhgembol, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. Ia ditemukan tewas dengan cara gantung diri di dapur rumahnya, Senin (14/3/2022) sekitar pukul 10.00 WIB.

Informasi yang dihimpun tadatodays.com, bahwa korban ditemukan gantung diri menggunakan tali tampar yang diikat di lehernya. Ayah korban, Sipur yang mengetahui gantung diri itu kaget dan berteriak memanggil istrinya, Irawati.

Baca Juga : Tragis, Pemuda Banyuwangi Akhiri Hidup dengan Benturkan Kepalanya ke Mesin Pemotong Kayu

Spontan, pasangan suami istri itu langsung menolong anaknya. Sipur mengangkat tubuh Rizal agar tali yang terikat di leher anaknya itu kendro. Sementara Irawati memotong tali yang mengikat leher anakanya. Namun nahas, pemuda yang bercita-cita jadi TNI itu sudah meninggal dunia.

Baca Juga : Dua Kali Gagal Nyalon Kades, Pria asal Karanganyar Ditemukan Meninggal Gantung Diri

Kedua orang tua korban tidak bersedia memberikan keterangan kepada tadatodays.com, terkait penyebab adanya sampai nekat gantung diri. Namun beredar dugaan di kalangan masyarakat setempat,  bahwa korban depresi karena asmara. Rizal juga disebutkan tiga kali gagal mendaftar anggota TNI.

Kasus gantung diri itu telah ditangani Polres Probolinggo Kota. Plt Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah membenarkan peristiwa seorang pemuda tewas gantung diri. “Petugas telah mendatangi tempat kejadian perkara dan mengumpulkan barang bukti,” katanya. 

Menurutnya, korban tidak mengalami tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya. Sementara, pihak keluarga enggan untuk dilakukan visum luar maupun dalam terhadap jenazah korban.

Sementara terkait dugaan depresi karena asmara dan gagal menjadi TNI, Zainullah mengatakan bahwa kepolisian tidak mendapat keterangan hal itu. “Itu tidak ada penjelasan dari pihak keluarga," ucapnya. (ang/don)