Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2022-02-17 15:28:41

Seorang Satpam Berhasil Kalahkan 7 Orang Komplotan Begal

DUEL: Dengan mengenakan pakaian satpam di samping motor Yamaha Byson miliknya, Bagas menceritakan bagaimana ia berhasil menggagalkan tindak percobaan begal yang dialaminya di Jalan Maramis Kota Probolinggo, Rabu (16/2/2022).

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Aksi heroik ditunjukkan oleh Bagas Prambudi, 26, seorang satpam asal Jl. Tambora Kelurahan/Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Ia berhasil mengalahkan 7 orang komplotan begal di Jalan Maramis Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, Kota Probolingo, Rabu (16/2/2022) sekira pukul 00.30 WIB.

Ia berhasil menghajar tujuh orang sekaligus. Tak ada luka serius yang dialaminya. Sementara, 1 dari 7 orang pelaku terkena bogem mentah Bagas.

Saat ditemui di tempat kerjanya di CV. Batu Jajar, Jalan Brantas Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kamis (17/2/2022) sekitar pukul 13.00 WIB, Bagas terlihat gagah dengan pakai satpamnya.

Ia membenarkan bahwa dirinya melawan 7 orang pelaku begal yang mengadangnya di Jalan Taman Maramis. Saat itu ia mengendarai motor Yamaha Byson dengan nopol AG 2155 ECB, dan hendak pulang menuju rumahnya. Sebelumnya, ia latihan silat di Kelurahan Mangunharjo. Bagas merupakan pesilat dari perguruan PSHT.

Saat mengendarai motor di Jalan Taman Maramis dari arah utara ke selatan, laju kendaraannya tiba-tiba diberhentikan oleh komplotan pelaku. Di lokasi yang minim penerangan dan sepi itu, pelaku meminta Bagas untuk menyerahkan sejumlah uang dan motornya. Namun, ia menolaknya.

Para pelaku kemudian mengelilingi Bagas yang masih berada di atas motornya. Dari pengamatannya, para pelaku seperti sedang mabuk miras.

Tak lama kemudian, satu orang pelaku memukul tubuh bagian belakang Bagas menggunakan balok kayu. “Karena itu, saya melepas helm dan langsung melawannya," ucapnya.

Bagas pun fokus melawan satu pelaku yang memukulnya. Hingga akhirnya, ia berhasil mendekap pelaku yang memiliki ciri badan tinggi, berkulit hitam dan membawa motor matik protolan. "Saya pegang satu orang ini, dan enam orang lainnya kabur ke arah utara," katanya.

Semula, Bagas berencana akan membawa satu pelaku tersebut ke Polsek Kademangan. Tapi tak lama kemudian, 6 orang kembali datang dan hendak mengeroyok dirinya. "Akhirnya saya lepas," ujarnya.

Ia berharap, agar aksi kriminalitas seperti yang dialaminya tidak terulang kembali. Ia juga berharap agar kepolisian dapat mengontrol lokasi-lokasi yang berpotensi terjadinya tindak kriminal. Ia juga berharap kepada kepolisian untuk mengontrol lokasi-lokasi yang berpotensi terjadinya tindak kriminal. "Khawatir menimpa ibu-ibu," katanya. (ang/don)