Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2020-12-02 17:16:31

Simulasi Pencoblosan di TPS, KPU Jember Jelaskan Aturan Mainnya

UJICOBA: KPU Jember melakukan simulasi pemungutan dan penghitungan suara jelag hari pencoblosan yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang.

JEMBER, TADATODAYS.COM - KPU Kabupaten Jember melaksanakan simulasi pemungutan suara dan penghitungan suara di Pilkada 2020. Banyak perbedaan dengan pelaksanaan Pilkada sebelumnya, ketika tidak ada pandemi Covid-19. Seluruh prosesnya kini wajib mematuhi protokol kesehatan. Hal itu untuk menjamin pemilih maupun penyelenggara tidak terpapar virus korona.

Ketua KPU Jember Mohammad Syai'in mengatakan, ada beberapa hal baru yang menjadi titik tekan dalam  Pilkada 2020 kali ini.

Baca Juga : DPRD Jember Segera Usulkan Pelantikan Hendy-Gus Firjaun

"Perlu diketahui ada beberapa hal baru pada Pilkada kali ini. Misal pemilih wajib memakai masker, mencuci tangan, kemudian ada pengecekan suhu tubuh maksimal 37,3 derajat. Suhu di atas itu, akan diarahkan ke TPS khusus," terangnya saat ditemui di sela-sela simulasi, Rabu (2/12/2020).

Baca Juga : KPU Jember Tetapkan Hendy-Gus Firjaun Sebagai Paslon Terpilih

Lebih lanjut, Syai'in menuturkan, petugas KPPS akan menyediakan sarung tangan plastik sekali pakai bagi seluruh pemilih. Lalu sebagai tanda sudah mencoblos, tangan pemilih ditetesi tinta. Tidak lagit dicelup sebagaimana pada pemilihan sebelumnya.

Kemudian, seluruh petugas KPPS maupun petugas ketertiban juga akan menerapkan protokol kesehatan. Mulai memakai Alat Pelindung Diri (APD) seperti masker, faceshield, dan sarung tangan.

"Sebelum bertugas mereka (petugas, Red) juga akan di-rapid test terlebih dahulu," katanya.

Sementara itu, untuk mencegah kerumunan, setiap TPS telah diatur hanya maksimal menampung 500 pemilih. Untuk menghindari kerumunan, petugas akan mengatur jadwal kedatangan untuk setiap pemilih ke TPS.

Selain itu, sebelum TPS dibuka dan dimulai, akan disemprotkan disinfektan ke sekitar TPS. Selain itu, penyemprotan secara berjala juga dilakukan di sela-sela pemilih mencoblos. Selain itu, pada area lokasi TPS diatur jarak minimal 1 meter.

Syai'in mengingatkan, bahwa pemungutan suara berjalan pada pukul 07.00-13.00. Karena iti, ia mebgimbau agar pemilih datang ke TPS sesuai jam yang tertera di formulir C6 atau undangan memilih.

Ia menambahkan, sebagai penyelenggara tidak bisa bekerja sendiri. Pihaknya sangat membutuhkan kerja sama semua pihak. Syai'in berharp pelaksanaan Pilkada berlangsung lancar. (as/sp)