Sistem Error, 123 Siswa Gagal Daftar Ulang di SMAN 1 Giri Banyuwangi, Wali Murid Kecewa

Mohamad Abdul Aziz
Tuesday, 01 Jul 2025 16:12 WIB

BERKAS: Wali murid menunjukkan berkas penerimaan.
BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Sebanyak 123 siswa yang sebelumnya dinyatakan diterima melalui sistem PPDB di SMA Negeri 1 Giri mengalami kekecewaan besar. Data mereka mendadak hilang karena dugaan kesalahan sistem dari pusat. Ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, dan membuat para orang tua siswa serta siswa merasa dirugikan secara waktu, tenaga, maupun materi.
Salah satu orang tua siswa berinisial EA, mengaku sangat kecewa atas kejadian ini. Ia menuturkan bahwa anaknya bersama 122 siswa lainnya telah dinyatakan lulus seleksi dan diterima di SMA Negeri 1 Giri. Dengan keyakinan tersebut, mereka pun mencetak seluruh berkas persyaratan daftar ulang, termasuk bukti penerimaan dan surat keterangan bebas narkoba.
Namun, harapan itu sirna saat sistem PPDB mengalami error dan data penerimaan anak-anak tersebut hilang dari sistem. “Anak saya sampai down, mentalnya drop. Dari yang awalnya senang karena diterima, jadi terpukul karena katanya sekarang tidak diterima,” ujar EA.
BERKAS: Salah satu wali murid menunjukkan berkas tanda bukti penerimaan kepada media.
Masalah semakin rumit ketika PIN pendaftaran milik siswa tersebut tidak bisa digunakan untuk mendaftar ke sekolah lain. Pasalnya, PIN tersebut sudah tercatat digunakan untuk mendaftar di SMA Negeri 1 Giri, meskipun hasilnya kini dinyatakan tidak valid.
“Kami sudah komunikasi dengan pihak sekolah. Katanya masih diusahakan ke provinsi. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan. Padahal, waktu pendaftaran ke sekolah lain juga terbatas,” tambahnya.

EA pun berharap agar pihak provinsi segera memulihkan PIN para siswa yang terdampak agar mereka bisa mendaftar ulang ke sekolah lain. Ia juga menegaskan bahwa para orang tua merasa dirugikan, tidak hanya dari segi waktu dan biaya, tetapi juga kondisi psikologis anak-anak mereka.
EW (52), wali murid lainnya, juga merasa kecewa atas putusan sepihak dari pihak sekolah yang membuat anaknya tiba-tiba tidak masuk. Sebab, sudah ada bukti dokumen penerimaan yang terbit pada Selasa (1/7/2025) pukul 04.45 WIB.
"Surat penerimaan ini keluar pagi. Kenapa kok agak siang dikabari ada kerusakan. Ini yang membuat saya kecewa," kata EW sambil menahan air mata.
Sebelumnya, EW sudah mengambil berkas dari sekolah lainya yang ada di Banyuwangi. Namun karena anaknya diterima dari SMA Negeri 1 Giri, berkas tersebut dikembalikan. "Awalnya Anak saya senang sekali karena sudah diterima. Tetapi sekarang anak saya down. Sekarang nangis terus," ujarnya.
Pihak sekolah sendiri menyatakan masih berupaya keras melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur agar hak para siswa yang terdampak bisa dipulihkan.
Kepala SMA Negeri 1 Giri Banyuwangi I Ketut Renen mengatakan, hilangnya nama 123 siswa tersebut karena kesalahan sistem yang error. "Kami tidak bisa tanggung jawab, karena ini kesalahan sistem," ujarnya saat dikonfirmasi. (azi/why)

Share to
 (lp).jpg)