Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-12-16 10:43:59

Siswa SD di Probolinggo Lelang Lukisan untuk Korban Semeru

EDUKASI: SDN Mangunharjo 6 Kota Probolinggo punya cara untuk menanamkan rasa kepedualian korban bencana pada anak didik. Salah satunya dengan melelang lukisan karya murid setempat, dan uang hasil lelang akan disumbangkan untuk korban erupsi Gunung Semeru.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Sejumlah siswa SDN Mangunharjo 6 Kota Probolinggo, menggelar  lelang karya lukisan, Rabu (15/12) kemarin. Uang hasil lelang itu akan disumbangkan untuk korban erupsi Gunung Semeru.

Ada belasan lukisan yang terkumpul dalam lelang tersebut. Hasil karya itu diambil 3 lukisan terbaik  dari setiap kelas, mulai kelas 1 sampai kelas 6.

Baca Juga : Bappeda Litbang Menggelar Puncak Anvapro 2022; Walikota: Yang Paling Penting dalam Berinovasi adalah Kemauan

Dari pantauan tadatodays.com, belasan karya terbaik dipajang dan dipamerkan di tepi jalan depan sekolah, Jalan Basuki Rahmad. Kemudian, wali murid dan pengendara yang melintas membeli lukisan tersebut.

Baca Juga : Bappeda Litbang Gelar Puncak Anvapro 2022; Walikota: Yang Paling Penting dalam Berinovasi adalah Kemauan

Uang hasil penjualan lukisan berkisar antara 18 ribu hingga 100 ribu rupiah.

Siswa kelas 6 yang berhasil menjadi juara 1 lomba membuat poster bernama Erina Egni, melelang posternya dengan harga awal Rp 50 ribu. Dalam kegiatan lomba dan pelelangan itu, Egni sangat bangga. "Karena hasil lelang ini digunakan untuk donasi korban Semeru," ujarnya.

Sementara itu, salah satu wali murid bernama Eka, 27, warga Kelurahan/Kecamatan Mayangan, menuturkan bahwa pihaknya membeli dua lukisan dengan harga masing-masing Rp 50 ribu.

Selanjutnya, Lukisan itu akan dipajang di dinding rumahnya. "Gini ini bisa memotivasi anak untuk menumbuhkan rasa kepedulian yang tinggi dengan cara kreatif," kata Eka.

Kepala Sekolah SDN mangunharjo 6, Rina Chidayatiningsih mengatakan bahwa lukisan yang dibuat tersebut murni karya anak didiknya.

Perempuan yang karib disapa Rina ini mengungkapkan, donasi yang terkumpul dari wali murid sudah mencapai Rp 4,3 juta dan sekardus bahan pokok. "Nantinya ada tim dari sekolah yang menyerahkan ke Kabupaten Lumajang," ujarnya. (ang/don)