Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2020-09-08 21:36:29

Siswa SMA Di Jember Diperkosa 8 Pemuda, Lima Pelaku Ditangkap, 3 DPO

BEJAT: Polsek Tanggul berhasil menangkap lima dari 8 pelaku yang melakukan pemerkosaan pada siswi SMA. Mereka terancam 15 tahun penjara.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Unit Reskrim Polsek Tanggul berhasil meringkus pelaku pemerkosaan siswi SMA di Kabupaten Jember. Dalam kasus asusila tersebut, ada 8 pemuda yang menjadi pelaku.

Sampai saat ini, polisi baru menangkap 5 pelaku. Sementara 3 lainya masih buron. Kelima pelaku itu, berinisial SR, NA, dan AJ, asal Kecamatan tanggul. Kemudian R dan AM asal Kecamatan Bangsalsari.

Baca Juga : Coba Curi Truk saat Mabuk, Warga Lumajang Diamankan

Kapolsek Tanggul AKP Sugeng Piyanto menuturkan, kasus pemerkosaan tersebut terjadi pada Rabu (2/9/2020) lalu, sekitar pukul 16.00. Tepatnya di perkebuban Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember.

Baca Juga : Mabuk, Lelaki Paruh Baya dari Probolinggo ini Lukai Orang Lain dengan Senjata Tajam

Saat itu, korban dijemput oleh satu teman perempuanya berinisial R untuk pergi ke perkebuban tebu. Setibanya, di lokasi, keduanya memarkirkan motor lalu duduk di atas motor. Tidak jauh dari lokasi korban, ada kedelapan pelaku yang tengah pesta miras.

Kemudian, korban dipanggil oleh para pelaku. Korban yang saat itu juga tengah terpengaruh minuman keras lalu mendekati gerombolan pemuda tersebut. Sementara temannya tetap berada di atas motor.

“Korban langsung mendekati, karena korban sebelumnya juga minum di tempat lain. Kalau temanya tetap di motor,” ujarnya. Setelah bergabung, korban dibujuk untuk pergi ke suatu tempat dengan menggunakan sepeda motor.

Tanpa disangka, sesampainya di dekat sungai desa setempat, korban yang masih berusia 15 tahun itu dilucuti pakaiannya. Lalu dirudapaksa secara bergantian oleh para pelaku. “Di pinggir sungai itu korban dipegangi, lalu diperkosa,” imbuhnya.

Setelah itu, korban dibiarkan di lokasi dan pelaku kabur. Keluarga korban yang mengetahui peristiwa tersebut setelah mendapatkan laporan dari korban, akhirnya melapor ke polisi.

Polisi tak kesulitan membekuk kelima pelaku. Atas perbuatan bejat tersebut, para pelaku dijerat dengan Pasal 81 ayat 1 dan Pasal 82 ayat 1 UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara 15 tahun.

“Selain kelima pelaku, 3 pelaku lainnya sudah kita tetapkan DPO. Kami sudah ketahui identitasnya. Yakni F, D dan F. Saat ini masih dilakukan pengejaran,” pungkasnya. (as/sp)