Alvi Warda


Wartawan Tadatodays.com | 2022-09-14 13:09:59

Skuad Persipro Ikut Bersihkan Sampah Sisa Festival Pendalungan

BERSIH-BERSIH: Skuad Persipro 54 juga ikut turun langsung dalam bersih-bersih sampah sisa Festival Pendalungan, Rabu (14/9/2022).

ROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Festival Pendalungan yang digelar di Stadion Bayuangga telah berakhir pada Minggu (11/9/2022). Festival dalam rangka perayaan Hari Jadi Kota Probolinggo ke-663 ini menyisakan sampah. Untuk itu, pada Rabu (14/9/2022) pagi pemerintah kota melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggerakkan kegiatan bersih-bersih.

Ada berbagai elemen yang ikut serta dalam kegiatan bersih- bersih yang dihadiri Walikota Hadi Zainal Abidin itu. Selain DLH, ada beberapa Perangkat Daerah yang terlibat. Berikutnya ada perwakilan dari BUMD, Paguyuban Peduli Sampah (Papesa), Formalis, Komunitas Pelestari Keanekaragaman Hayati (Komtari Kehati) dan Siswa MAN 2 Kota Probolinggo. Selain itu, Skuad Persipro 54 juga terlihat ikut serta.

Baca Juga : Suporter Persipro Menyoal Rumput, Dispopar Janji Perbaiki Pakai APBD 2022

Kepala DLH Rachmadeta Antariksa mengatakan, butuh waktu sekitar satu setengah jam untuk membersihkan sampah tersebut. “Kita laksanakan mulai jam setengah enam sampai jam tujuh pagi,” tuturnya.

Baca Juga : Persipro 54 Dilaunching, Siap Arungi Liga 3

Rachmadeta, kegiatan ini memang sudah direncanakan berdasarkan surat dari Kementerian LHK tertanggal 22 Agustus 2022. Hal ini sekaligus merupakan dukungan pelaksanaan kegiatan World Clean Up (WCD) Indonesia 2022 yang berlangsung 10 - 25 september 2022. “Stadion Bayuangga dipilih sebagai lokasi untuk giat WCD karena pasca event Hadipro 2022 banyak timbulan sampah,” jelasnya. 

DLH bahkan sudah menaruh sebanyak empat bak sampah beroda. Setiap hari selama Festival Pendalungan, sampah selalu diangkut ke TPA Bestari. Namun tempat sampah milik DLH tidak mampu menampung. “Ada sebanyak 4 bak beroda tempat sampah, setiap hari diangkut ke TPA,” ucapnya.

DIHADIRI WALIKOTA: Bersih-bersih sampah di Stadion Bayuangga juga dihadiri Wali Kota Hadi Zainal Abidin.

Jumlah sampah mencapai empat ton setelah ditimbang. Rachmadeta berharap, setiap diadakannya event, pelaksana maupun peserta dan masyarakat bisa memiliki kesadaran bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama.

Sementara, Marzuki Mirza Mahendar, salah satu anggota skuad Persipro 54, mengaku mengikuti bersih-bersih di Stadion Bayuangga atas inisiatif pemain dan official Persipro 54. “Inisiatif sendiri dari pihak pemain dan official,” tuturnya.

Ia menyayangkan saat melihat stadion markasnya penuh sampah dan rumputnya menguning. Sedangkan sebentar lagi Liga 3 akan mulai diputar. Menurutnya, selama Stadion Bayuangga digunakan untuk Festival Pendalungan, ia kesulitan untuk berlatih. “Itu sangat mengganggu persiapan tim, yang kemarin seharusnya berlatih di stadion,” ucapnya.

Setelah Stadion Bayuangga dibersihkan, Mirza dan teman-temannya mengaku senang. Mereka bisa kembali menggunakan stadion untuk berlatih. “Sekarang tinggal perawatan rumput yang rusak atau mati, dan tanah yang bergelombang,” katanya.

Mirza berharap, dengan adanya perbaikan dan perawatan stadion, Persipro 54 bisa lolos verifikasi sebagai tuan rumah Liga 3. ”Semoga bisa lolos verifikasi Asprov untuk menjadi tuan rumah Liga 3,” ujarnya. (alv/why)