Alvi Warda


Wartawan Tadatodays.com | 2022-09-19 13:10:05

Soal Museum Rasulullah, Wali Kota: Saya Tutup Sejak 4 September

TUTUP: Signase huruf timbul Museum Rasulullah di depan Museum Probolinggo dibersihkan dan bekasnya ditutup dengan cat pada Senin (19/9/2022) pagi.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Museum Rasulullah yang menempati Museum Probolinggo di Jl Suroyo Kota Probolinggo sejak 2020, akhirnya dinyatakan ditutup. Barang koleksinya sudah dipindahkan. Sedangkan papan nama atau signase huruf timbul Museum Rasulullah sudah tidak nampak lagi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun tadatodays.com, barang koleksi Museum Rasulullah sudah tidak lagi ada di dalam museum. Informasinya, barang-barang itu sudah dipindah ke Jogjakarta.

Baca Juga : Fraksi PKS-Demokrat: Museum Rasulullah Seharusnya Tidak Dijadikan Objek Wisata

Baca Juga : Gelar Lomba Masak Kreasi Kratok Khas Kota Probolinggo

Berikutnya, signase bertuliskan Museum Rasulullah yang awalnya berwarna hitam, hanya tersisa bekas tempelannya. Bahkan pada Senin (19/9/2022) pagi, bekas tulisan Museum Rasulullah ditutup dengan polesan cat. Di museum itu ada dua signase yang bertuliskan Museum Rasulullah. Keduanya sudah dicat.

Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin melalui story WhatsApp-nya, Senin (19/9/2022), menyatakan bahwa ia telah menutup Museum Rasulullah sejak 4 September lalu. Adapun barang peninggalan Rasulullah yang ada di dalam museum juga sudah dipindah. “Museum udah saya tutup. Pindah barang-barangnya sejak tanggal 4  September,” begitu tulis Wali Kota.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo Wawan Soegyantono saat ditanya soal ini menyatakan masih akan meminta konfirmasi lebih lanjut ke Wali Kota. “Saya belum bisa mengatakan apapun. Saya masih mau minta konfirmasi ke Wali Kota,” katanya saat dikonfirmasi melalui stafnya, Senin. (alv/why)