Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2020-12-03 19:22:32

Sopir SPBE Tipu Pelanggannya Bermodus Pinjam Tabung Elpiji

TAK MENYANGKA: Hj. Amina hanya bisa merenung, dan tak menyangka akan ditipu oleh sopir pengantar gas elpiji melon langganannya.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Pelaku tindak penipuan tidak hanya menyasar mereka yang tidak dikenal. Meski sudah kenal cukup lama, pelaku pun tak segan-segan untuk menipu korbannya.

Seperti yang dialami oleh Hj. Amina, 60, seorang penjual tabung gas elpiji warga Jl. KH. Wahid Hasyim nomor 87, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo. Ia dan suaminya, H. Suja'i, ditipu oleh seorang sopir pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) Leces dengan modus meminjam tabung gas elpiji melon kosong.

Baca Juga : Modus Pinjam, Eh, Malah Bawa Kabur Motor Temannya

Amina menceritakan, saat itu Ia mendapat telepon dari sopir SPBE Leces berinisial D, warga Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Melalui telepon, D yang sudah langganan mengirim elpiji ke toko milik korban, mengaku akan meminjam 60 tabung elpiji melon kosong. “Tapi bukan dia yang mengambil, dia menyuruh orang lain yang mengambil," terang pemilik Toko ANZ itu.

Baca Juga : Kini, Nomor Whatsapp Politisi Golkar Wahid Nurrahman yang Di-hack Penipu

D menyebut, bahwa 60 tabung elpiji melon itu akan dipasok ke pangkalan elpiji lainnya yang kurang stoknya. Setelah komunikasi melalui telepon, pada Jumat (27/11/2020) sekira pukul 05.00 WIB, puluhan tabung elpiji melon tersebut diambil oleh dua orang yang mengaku suruhan D. "Diangkut menggunakan pikap L300 berwarna biru kuning oleh dua orang, satu pria dan satu wanita usia sekitar 24 tahun dan 25 tahunan,” jelasnya.

Kemudian, pada Sabtu (28/11/2020), D justru mengatakan kepada Amina bahwa dia tidak meminjam tabung gas. “Karena tidak mengaku, saya laporkan ke kepolisian hari ini (Jumat, 3/12/2020)," ungkap perempuan berkerudung itu.

Akibat kejadian itu, korban mengaku tertipu Rp 9 juta karena harga tiap tabung Rp 150 ribu. Amina pun tak menyangka bahwa D akan menipu dirinya, sebab selama ini korban bersama terlapor sudah berlangganan selama lima tahun. Setiap harinya, Amina selalu memesan 150 tabung gas elpiji melon kepada D. Bahkan di hari Sabtu, perempuan paruh baya itu memesan antara 200 tabung hingga 300 tabung.

Sementara, salah satu penyidik Satreskrim Polres Probolinggo Kota, Aipda Dodik Asiyanto membenarkan adanya laporan kasus penipuan tabung gas elpiji melon tersebut. "Laporan sudah diterima, kasus ini dalam penyelidikan lebih lanjut," kata Aipda Dodik Asiyanto. (hla/don)