Sopir Truk Meninggal setelah Tertimpa Potongan Kayu di Pelabuhan DABN Probolinggo

Alvi Warda
Alvi Warda

Wednesday, 28 Jan 2026 16:37 WIB

Sopir Truk Meninggal setelah Tertimpa Potongan Kayu di Pelabuhan DABN Probolinggo

PELABUHAN: Gerbang utama Pelabuhan DABN Probolinggo.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Nasib malang menimpa Hartono (57), seorang sopir truk kayu asal Dusun Krajan, Desa Cutahtulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Ia tertimpa potongan kayu saat bongkar di Pelabuhan DABN Probolinggo, Rabu (28/1/2026) pagi. Ia meninggal saat dibawa ke RS Dharma Husada Kota Probolinggo.

Insiden maut ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Kemudian petugas kepolisian melakukan olah TKP sekitar pukul 11.00 WIB. Korban Hartono dilarikan ke RS Dharma Husada Kota Probolinggo dan diperkirakan meninggal di sekitar 11.00 WIB.

Manajer Operasional Pelabuhan DABN Probolinggo Candra Kurniawan mengatakan, Hartono sebetulnya telah diperingatkan untuk tidak membuka tali pengikat gulungan kayu dengan lebar sekitar 5 cm. Namun, Hartono tetap membukanya.

"Jadi sopir ini berinisiatif untuk membukanya tanpa konfirmasi, padahal sudah diperingatkan untuk tidak dibuka, karena masih ada pekerjaan lain. Khawatir membahayakan. Ternyata kargonya jatuh mengenai korban (Hartono, red)," terang Candra.

Pekerja yang menyaksikan insiden itu langsung lapor ke pihak DABN serta KSOP Pelabuhan Probolinggo. "Kami langsung menghubungi dan melapor kepolisian, TNI serta yang terkait lainnya dan akhirnya dilakukan olah TKP," katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Zaenal Arifin mengatakan telah melakukan olah TKP. Namun untuk kronologi lengkapnya masih dalam penyelidikan. "Kita sudah olah TKP, dan masih meminta keterangan saksi-saksi," tuturnya.

Kematian Sopir Kedua

INSIDEN yang merenggut nyawa sopir di lingkungan Pelabuhan PT Delta Artha Bahari Nusantara (DABN) Probolinggo ini terjadi untuk kali kedua. Pada 4 Februari 2025, nasib malang menimpa Fino Indra Permana (34), seorang karyawan Pelabuhan New Tanjung Tembaga di Kota Probolinggo yang dikelola PT DABN. Hari itu Fino meninggal dunia setelah tercebur ke laut bersama mobil pikapnya.

Fino merupakan warga Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo. Fino mulanya mengendarai pikap dengan posisi miring atau oleng. Fino akhirnya tercebur ke laut bersama mobil pikapnya. (alv/why)


Share to