Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2020-09-25 23:39:04

Status Persebaran Covid-19 di Kota Pasuruan Kini Masuk Risiko Sedang

ORANYE: Peta persebaran pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Pasuruan kini berubah warna menjadi oranye seiring dengan bertambahnya jumlah pasien yang sembuh.

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Peta persebaran Covid-19 di Kota Pasuruan mengalami perubahan dari zona risiko tinggi menjadi risiko sedang. Per Jumat (26/09/2020) secara kumulatif terdata ada 12 suspek dan 617 terkonfirmasi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kokoh Arie Hidayat mengatakan, laju penambahan pasien terkonfirmasi positif mengalami penurunan pada pekan keempat bulan September. Jika sebelumnya peningkatan mencapai puluhan orang, kini penambahan tak sampai melebihi angka puluhan.

Baca Juga : KPU Jember Jamin Hak Pemilih yang Terpapar Covid-19

"Coba dilihat minggu-minggu ini, mulai turun 2-4 orang. Kalau kemarin zona tinggi itu bisa 15-20 orang. Kemudian laju kematian juga turun," ucapnya saat ditemui kantor pemerintah kota sekira pukul 21.00 WIB

Baca Juga : Ketua Mejelis Hakim Terindikasi Covid-19, Sidang Putusan Sela Bawaslu Jember Ditunda

Kokoh-sapaannya- mengaku bersyukur tidak disibukkan dengan kasus kematian. Karena penurunan antara pasien terkonfirmasi positif dan tingkat kematian sangat berpengaruh pada peta zona.

"Jadi jumlah positif turun tapi jumlah kematiannya tinggi, sama aja masuk risiko tinggi. Karena dua faktor tersebut yang mempengaruhi," ungkapnya.

Berdasarkan data kasus konfirmasi Covid-19 Provinsi Jawa Timur per Jumat, (26/09/2020). Tingkat Fatalitas Kasus (Fase Fatality Rate, red) di Kota Pasuruan menjadi 11,83 persen. Sedangkan untuk tingkat kesembuhan kasus (Fase Recovery Rate, red) 79,42 persen. Karena itu kini Kota Pasuruan statusnya menjadi zona orange. (ang/hvn)