Stok Bahan Pokok Banyuwangi Surplus, Aman hingga Lebaran 2026

Mohamad Abdul Aziz
Wednesday, 25 Feb 2026 13:48 WIB

SIDAK: Pengecekan isi minyak goreng dalam kemasan.
BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memastikan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan 1447 H hingga lebaran nanti dalam kondisi aman dan surplus. Bahkan, stok pangan di daerah tersebut mencukupi untuk membantu memenuhi kebutuhan wilayah lain di Indonesia.
Kepastian tersebut disampaikan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, usai melakukan pengecekan langsung stok pangan di gudang Bulog Banyuwangi, Rabu (25/2/2026). Peninjauan dilakukan bersama Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan, Kepala BI Jember Iqbal Reza Nugraha, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), serta Satgas Pangan Kabupaten Banyuwangi.
“Alhamdulillah dari hasil pengecekan kami hari ini, stok beras dan minyak goreng di Banyuwangi sangat cukup. Harga juga terkendali,” ujar Bupati Ipuk.
Ia menegaskan, pemantauan stok dan distribusi bahan pokok akan terus dilakukan secara rutin untuk mencegah potensi permainan harga di pasar. Pengawasan dilakukan bersama TPID, Satgas Pangan Polresta, dan Bulog.
“Kami terus melakukan pengawasan bersama tim TPID, Satgas Pangan Polresta, juga Bulog. Selain untuk menjaga stabilitas harga, kita juga bersama-sama mengawasi agar tidak ada permainan dari para tengkulak,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bulog Cabang Banyuwangi, Dwiana Puspitasari, menyebutkan stok beras di gudang Bulog saat ini mencapai 97 ribu ton. Jumlah tersebut dinilai sangat mencukupi untuk kebutuhan konsumsi masyarakat Banyuwangi selama Ramadan dan Lebaran.
Bahkan, Bulog Banyuwangi juga siap menyuplai daerah Indonesia bagian timur yang mengalami defisit beras, seperti Papua dan Nusa Tenggara Timur. “Realisasi penyerapan kami sudah mencapai sekitar 28 persen dari target, padahal masih Februari. Artinya tren penyerapan cukup bagus dan stok cadangan akan terus bertambah,” jelas Dwiana.
Berdasarkan pantauan di Pasar Blambangan, harga beras premium kemasan 5 kilogram berada di angka Rp75 ribu, sedangkan beras medium kemasan 5 kilogram Rp68 ribu. Selain beras, Bulog juga memastikan ketersediaan minyak goreng. Saat ini stok minyak goreng mencapai sekitar 38.000 liter, dan dalam waktu dekat akan ada tambahan pasokan sekitar 100.000 liter. Komoditas lain seperti gula juga tersedia sebanyak 85 ton.
“Untuk menjaga stabilitas harga, kami bersama Pemkab dan TPID rutin menggelar pasar murah setiap hari di tiap kecamatan. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir. Cadangan pangan Banyuwangi sangat aman,” katanya. (azi/why)


Share to
 (lp).jpg)