Suka Gambar, Bercita-cita Jadi Desainer, Modal Mesin Jahit dari Budhe

Syarif Hidayatullah
Tuesday, 14 May 2019 01:08 WIB

SITI FATIMAH awalnya tidak menyangka jika karyanya berhasil menjadi juara 3 Lomba Desain Baju Muslimah Nusantara. Sebab, persiapan untuk membuat desain terbilang mepet yakni 10 menit. Namun berkat bakat dan ketekunannya, desain gadis kelahiran Boyolali ini mampu membuat dewan juri terpukau.
Ditemui di sekolahnya, Siti bercerita pengalamanya mengikuti ajang lomba Desain Baju Muslimah Nusantara di Surabaya akhir Bulan April lalu. “Awalnya saya buat desain lebih dulu, lalu dipresentasikan,” ujarnya.
Setelah presentasi, desain diaplikasikannya dalam bentuk baju jadi. “Alhamdulillah bisa sesuai dengan bentuk desain,” cerita wanita kelahiran 26 Agustus 2002 ini.
Siti mengaku, mendesain Baju Muslimah Nusantara dengan menggambarkan ciri khas Probolinggo. Yaitu karakter menggunakan motif batik khas Probolinggo. Warna yang dipilih pun menggambarkan laut Probolinggo yakni biru laut.

BERPRESTASI: Siti Fatimah berpose dengan memegang piala yang ia raih didampingi Kepala SMKN 3 Kota Probolinggo Siti Rahma Hadi dan Waka Humas Kasiana dan Ketua LSP Indria Ariyanti.
“Untuk menggambarkan nusantara saya pakai kain lurik Jawa Tengah dan asesoris kapal nelayan Probolinggo,” tuturnya.


Pada saat itu, wanita yang mengidolakan desainer Dian Pelangi sempat grogi karena waktu persiapan yang tak banyak dan peserta juga dari seluruh Jatim.
“Namun, berkat latihan dan bimbingan guru di sekolah, saya mampu mengatasi itu,”.
Ditanya soal hobi, Siti mengaku punya hobi menggambar dan menjahit. Jika di waktu senggang ia selalu menyempatkan diri untuk menuangkan hobinya itu.
“Biasanya saya juga mejahit dirumah, tapi masih menjahit baju sendiri,” tegasnya.
Siti-panggilannya selama ini mengaplikasinya bakatnya melalui mesin jahit yang dibelikan budhenya. “Namun, saya masih belum bisa buka tailor karena waktu dan lokasi rumah yang sepi,” tegasnya.
Suatu saat kalau sudah lulus, Siti bercita-cita menjadi seorang desainer. Modal menggambar dan menjahit menjadi bekal nantinya ia meraih cita-citanya.
“Prinsip saya terus mengasah (kemampuan) dan latihan serta sungguh-sungguh. Hobi kalau diseriusi pasti akan menuai (hasil) nantinya,”pungkasnya saat didampingi Waka Humas SMKN 3 Kota Probolinggo Kasiyana, Waka Kesiswaan Kusmawati dan Ketua LSP Indria Ariyanti. (mm/hvn)



Share to
 (lp).jpg)

