Sungai Wonoasih Tercemar, Warga Keluhkan Bau Tak Sedap

Muhammad Muslih
Muhammad Muslih

Sunday, 18 Aug 2019 16:02 WIB

Sungai Wonoasih Tercemar, Warga Keluhkan Bau Tak Sedap

BIANG POLUSI: Penampakan sungai Wonoasih yang tercemar. Selain berbau, warna air terlihat hijau dan cokelat.

PROBOLINGGO - Sungai Wonoasih di Kota Probolinggo dikeluhkan warga. Pasalnya, sungai yang terlihat kumuh dan dangkal itu menimbulkan bau. Diduga, bau itu berasal dari limbah pabrik tahu di sekitar lokasi.

Sudarmanto, warga Kelurahan Pakistaji mengatakan, kondisi tersebut sudah lama  dikeluhkan warga. “Aroma tak sedap paling terasa tercium saat pagi hari dan malam hari,” katanya. Tak hanya warga setempat, pengendara yang lewat juga merasakan hal yang sama.

Dari pantauan tadatodays.com, bau tak sedap mulai tercium sejak jalan Ir.  Sutami, tepatnya simpang empat pasar Wonoasih ke timur. Kurang lebih jaraknya sekitar 70-80 meter. Sungai tersebut debit airnya memang kecil. Ditambah limbah pabrik yang diduga dialirkan ke sungai, menyebabkan bau tak sedap.

Selain itu, air yang berwarna hijau dan sampah yang menumpuk, membuat lingkungan setempat kurang bersih dan terawat. Keadaan itu sendiri sudah berlangsung lama. Menurut Rahmat, salah seorang pemilik toko, sudah sekitar 8-9 tahun yang lalu.

Pemilik toko di daerah setempat, sudah melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat. “Namun, hingga kini belum ada tanggapan. Sudah lama kami laporkan ke kecamatan, namun juga tidak ada tanggapan,” kata Rahmat.

Sementara itu, Heru Margiyantoro, Kabid Tata Penataan Lingkungan Hidup DLH Kota Probolinggo mengatakan, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan lurah setempat. “Saat ini kami telah berupaya maksimal untuk mengelola hasil pembuangan limbah pabrik menjadi biogas dengan alat G-Caster,” dalihnya. (mm/sp/hvn)


Share to