Rifky Leo Argadinata


Wartawan Tadatodays.com | 2022-04-07 18:28:22

Tabung Elpiji 50 Kg Meledak, 1 Tewas, 2 Luka Bakar

MELEDAK: Jajaran Polresta Banyuwangi telah melihat kondisi salah satu tabung gas di lokasi kejadian ledakan. Pasca insiden yang menewaskan seorang karyawan itu, Polresta akan menerjunkan tim Labfor guna mengetahui penyebab ledakan.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Sebuah tabung elpiji ukuran 50 kg meledak di sebuah pabrik pemeliharaan tabung gas elpiji PT Mitra Blambangan Jaya Abadi, Jalan Padang Bulan, Desa Benelan Kidul, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi. Dari peristiwa yang terjadi pada Kamis (7/4/2022) pagi itu, satu orang karyawan meninggal.

Ledakan itu terjadi sekira pukul 09.00 WIB. Karyawan yang meniggal akibat ledakan tersebut yakni Nur Kholis, 22, Warga Desa Benelan Lor, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga : Pemuda Paiton Jadi Korban Tewas Tabrak Lari

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Nasrun Pasaribu mengatakan bahwa pihaknya mendatangi TKP setelah mendapat laporan dari manajer pabrik. Pabrik tersebut bergerak di bidang pemeliharaan tabung gas elpiji ukuran 12 kg dan 50 kg.

Baca Juga : Pemuda Rogojampi Tewas Terlindas Truk di Kalipuro

Nasrun menjelaskan, sebelumnya korban sedang melakukan pengecekan kondisi tabung gas elpiji 50 kg di bagian leak test. Pengecekan itu dilakukan setelah dilakukan pengisian angin ke tabung gas. "Saat itu korban melakukan pengisian angin ke dalam tabung gas secara berulang-ulang, sebanyak lima buah tabung gas elpiji 50 kg," ujarnya.

Saat dilakukan pengecekan, kata Nasrun, tiba-tiba salah satu tabung yang dipegangnya meledak. Suara ledakan yang begitu besar membuat belasan karyawan lainnya yang tak jauh dari lokasi kejadian, berdatangan mendatangi asal suara ledakan. "Setelah dicek korban sudah meninggal dunia. Selain itu, ada 2 korban luka-luka, saat ini menjalani perawatan di rumah sakit," katanya.

Atas insiden tersebut korban meninggal mengalami luka bakar di sekujur tubuh. Sementara dua karyawan lainya mengalami luka bakar di tangan kanan, dan masih dirawat di RSUD Blambangan. Sementara korban meninggal dievakuasi ke kamar jenazah, kemudian dibawa ke rumah duka.

Sementara demi kepentingan penyelidikan, kepolisian telah memasang garis polisi dan akan menerjunkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) untuk mengungkap penyebab terjadinya ledakan. "Kami akan menerjunkan tim Labfor untuk memastikan (penyebab) terjadinya ledakan gas tersebut," tuturnya. (rl/don)