Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-06-05 23:47:05

Tak Mampu Bayar Ambulans, Jenazah Warga Probolinggo Dijemput Pakai Motor Roda 3

INISIATIF: Warga dan kerabat membawa Supo dengan menggunakan motor roda tiga karena tak bisa memanfaatkan ambulans rumah sakit. Pasalnya, pihak keluarga tak mampu membayar biaya ambulans.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Puluhan warga Desa Tamansari, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo menjemput jenazah Supo, 60, warga setempat menggunakan motor roda 3, Sabtu (5/6/2021). Pasalnya, pihak keluarga keberatan dengan biaya ambulans RSU Wonolangan.

Diketahui, Supo yang merupakan warga RT 1/RW 9, Dusun Parsean, tersebut dilarikan ke rumah sakit sekira pukul 16.00 WIB. Sebelumnya, Supo yang punya riwayat batuk dengan dahak darah itu ditemukan tetangganya tergeletak di rumahnya.

Baca Juga : Dua Kecamatan di Kabupaten Probolinggo Zona Merah, Diawali dari Klaster Nakes

Kabar mengenai Supo yang tergeletak dengan cepat menyebar. Warga kemudian melarikan Supo ke RSU Wonolangan. Namun sayang, nyawanya tak terselamatkan. Bapak tiga anak ini menghembuskan napas terakhir sekira pukul 16.30 WIB.

Baca Juga : Dinkes Kabupaten Probolinggo Menggencarkan Vaksinasi Jemput Bola dari Desa ke Desa

Warga dan kerabatnya kemudian hendak membawa pulang jenazah Supo. Sayangnya, biaya ambulans tidak tercover dalam BPJS Kesehatan. Sempat bersitegang dengan petugas di rumah sakit, warga kemudian memutuskan membawa pulang jenazah Supo dengan motor roda tiga.

“Saya kira bisa pakai ambulans rumah sakit, ternyata masih harus membayar,” kata tetangga Supo yang enggan namanya dimediakan. “Karena keluarga tidak punya uang, akhirnya dibawa pakai motor,” imbuhnya.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun tadatodays.com, Supo merupakan keluarga miskin dan memiliki 3 anak laki-laki. Ada yang bekerja sebagai TKI di Malaysia, seorang lagi bekerja sebagai anak buah kapal (ABK), sementara satu-satunya anak yang tinggal bersama Supo mengalami gangguan jiwa. Karena itu, Supo setiap harinya seperti sebatang kara.

Urung menggunakan ambulans, membuat warga sempat emosi. Beruntung, Polsek Dringu langsung mengumpulkan warga dan Kades Tamansari Soetaji untuk memediasi warga dengan pihak rumah sakit. Namun, jenazah sudah dibawa dengan motor roda tiga.

Ditemui di kediamannya, Soetaji mengaku bahwa Supo memang diantar dan dipulangkan menggunakan motor roda tiga. Sebab, secara administrasi keluarga Supo tak mampu membayarnya. “Insyallah ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan," katanya

Dihubungi terpisah, Humas RSU Wonolangan Nyoman Suasti saat dihubungi via telepon menolak berkomentar banyak. Termasuk ketika ditanyakan soal kronologis kejadian dan biaya ambulans. “Hari Senin kita akan menyampaikan,” ungkapnya. (ang/sp)