Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-05-03 19:11:02

Tak Terima Bermasalah Asmara, Keponakan Ini Bacok Paman dan Bibinya

TERLUKA: Misbahul Munir masih menjalani perawatan di RSUD Mohamad Saleh, usai dibacok oleh keponakannya sendiri karena masalah asmara.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Misbahul Munir, 32, dan Musarofah, 31, pasangan suami istri (pasutri) di Desa Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo mengalami luka akibat sabetan senjata tajam oleh keponakannya sendiri yaitu M. Gufron. Peristiwa pada Minggu (2/5/2021) sekira pukul 17.00 WIB itu terjadi, diduga karena Gufron dengan Misbahul Munir yang punya masalah dengan keluarga orang lain.

Dari informasi tadatodays.com, M. Gufron yang juga warga Desa Gili Ketapang menganiaya pamannya bersama dua temannya, Abdul Rohim dan Kodir.

Baca Juga : Kali Kedua Bawa Pria Lain ke Rumahnya, Perempuan Ini Digerebek

Atas kejadian itu, Misbahul Munir mengalami luka di bagian kepala belakang serta tangan. Sedangkan Musarofah mengalami luka di bagian dahi. Pasca kejadian, pasutri tersebut dilarikan ke RSUD Mohamad Saleh Kota Probolinggo untuk menjalani operasi.

Baca Juga : Ditemukan Tak Berpakaian di Kamar Kos Pasutri, Pria Ini Diamankan Warga

Ceritanya, Misbahul Munir diduga bermasalah soal asmara dengan istri orang lain. Musrarofah yang mengetahui kasus itu, berakhir pada pertengkaran rumah tangganya dan didengar oleh keluarga besar Musyarofah.

Dikarenakan Misbahul Munir menetap di rumah mertuanya, ia kemudian kembali ke rumah ibunya dan membuat rumah sendiri di area yang masih satu desa ini. Namun, Musrarofah juga mengikuti Munir untuk tinggal di rumah barunya.

Misbahul Munir, saat ditemui di rumah sakit bersama istrinya, Senin, (2/5) sekira pukul 17.00 WIB mengatakan, saat itu M. Gufron bersama 2 temannya berkunjung ke rumahnya dengan membawa sajam. Ia kemudian membacok dirinya.

Karena istrinya mengetahui bahwa Gufron membawa sajam, ia pun langsung menangkisnya. Tak ayal, dahi Musyarofah terkena sajam. "Saya tangan kosong, kalau tidak dilerai istri mungkin saya sudah mati dibacok," kata Munir.

Munir mengaku beruntung, sebab tak lama setelah itu ada warga yang melerai

Dari insiden itu, Munir telah melaporkan ke Polres Probolinggo Kota.

Sementara itu, Kepala Desa Gili Ketapang Suparyono, membenarkan adanya kasus penganiyaan oleh ponakan terhadap paman dan bibinya. "Kejadian kemarin perkiraan jam 5 sore," ujarnya. (ang/don)