Tangani Kasus Aki dan Stunting, Puskesmas Ketapang Jemput Bola Dengan Layanan Mobile ANCT

Amelia Subandi
Wednesday, 14 Jun 2023 16:48 WIB

PENYULUHAN: Melalui kelas ibu hamil, bidan memberikan penyuluhan terpadu. Ini bagian dari layanan Mobile ANCT yang menjadi inovasi Puskesmas Ketapang.
PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Masih ditemukannya angka kematian ibu (AKI) dan stunting di wilayah Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo menjadi perhatian serius oleh UPTD Puskesmas Ketapang.
Di Kecamatan Kademangan, Angka Kematian Ibu (AKI) dalam kurun waktu 3 tahun terakhir masih menyisakan kasus. Pada tahun 2021 angka kematian ibu capai 5 kasus, tahun 2022 turun menjadi 3 kasus, dan di tahun 2023 ada 1 kasus kematian ibu.
Sementara untuk stunting, yang merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam masalah kesehatan juga tampak masih menyisakan kasus. Terakhir angka stunting di Kecamatan Kademangan mencapai 8 persen.
Karena 2 hal demikian, UPTD Puskesmas Ketapang kemudian memiliki terobosan mobile ANCT (mobile antenatal care terpadu). Ialah layanan jemput bola pemeriksaan kehamilan yang dilakukan oleh bidan, dokter umum, dokter gigi, ahli gizi, dan analis laboratorium.
Selain masih ditemukannya kasus AKI di wilayah Kecamatan Kademangan Kota Probolinggo, kasus stunting juga menjadi perhatian serius UPTD Puskesmas Ketapang.


Kepala UPTD Puskesmas Ketapang dokter Dara Kharisma mengatakan, data puskesmas tahun 2022 menunjukkan dari 2.462 balita yang ada sebanyak 203 diantaranya atau 8,25 persen mengalami stunting.
"Iya di wilayah kami memang masih ditemukan angka stunting tapi wilayah kami terendah dibanding daerah lainnya. Harapannya dengan adanya layanan ini, dapat menekan prevalansi stunting dan juga angka kematian ibu, sehingga anak yang dilahirkan sehat," Kata dokter Dara Kharisma
Respons masyarakat terutama ibu hamil dengan adanya pemeriksaan ini tinggi. Biasanya ibu hamil lupa untuk pemeriksaan kehamilan ke puskesmas karena jauh dari rumahnya, dengan mobile ANCT ibu hamil bisa mendapatkan pemeriksaan kehamilannya.
"Enak, saya bisa tahu langsung kondisi kehamilan saya. Pemeriksaanya pun sama dengan yang ada di puskesmas, jadi saya tidak perlu khawatir karena kehamilan saya terpantau," kata Siti, Ibu hamil di wilayah RT 3, RW 1 Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan. (mel/why)



Share to
 (lp).jpg)