Andi Saputra


Wartawan Tadatodays.com | 2022-04-14 21:14:02

Teken MoU, Bupati Jember Siap Alokasikan Anggaran Pengembangan Wisata

SINERGI: Bupati Jember Hendy Siswanto menandatangani nota kesepahaman dengan Kepala Divisi Regional Perhutani Jawa Timur Kurniawan Purtanto terkait pengelolaan wisata yang berada di lahan Perhutani.

JEMBER, TADATODAYS.COM - Bupati Jember Hendy Siswanto menandatangani nota kesepahaman dengan Divisi Regional Perhutani Jawa Timur, Kamis (14/4/2022). Kerjasama itu berkaitan dengn optimalisasi pengelolaan dan pengembangan wisata terpadu.

Penandatanganan dilakukan Bupati Hendy bersama Kepala Divisi Regional Perhutani Jawa Timur Kurniawan Purtanto. Nota kesepahaman tersebut sebagai langkah awal agar kedua belah pihak, baik Pemkab Jember maupun Perhutani memiliki pijakan hukum yang sama mengenai pengeolaan wisata.

Baca Juga : Tampilkan Tari Lahbako dan Sadeng secara Kolosal dalam Pembukaan Porprov VII

Bupati Hendy menyebut, terdapat kurang lebih 20 wisata yang masuk dalam nota kesepahaman tersebut. Masing-masing wisata tersebut, akan dibuatkan perjanjian kerjasama yang lebih detail.

Baca Juga : Dispora Jember Optimistis 15 Venue Porprov Jatim VII Siap Dipakai

Hendy mengatakan, kini pihaknya siap mengalokasikan anggaran untuk pembangunan infrastruktur. Utamanya akases jalan menuju lokasi wisata, karena menurutnya akses jalan merupakan hal pokok dalam setiap pengembangan wisata.

“Dengan adanya MoU ini, lebih jelas (landasan hukum, Red) agar bisa dialokasikan anggaran untuk APBD. Dengan begitu, harapannya pengembangan objek wisata lebih terarah,” katanya.

Diketahui, selama ini pengembangan objek wisata alam kerap mengalami kendala, lantaran biasnya penangung jawab pengelolaan. Di mana lokasi wisata alam yang ada di Kabupaten Jember merupakan aset yang dimilki oleh Perhutani.

Lebih lanjut Hendy berharap, masyaarkat Jember terlibat aktif dalam proses pengembangan wisata. Menurutnya, wisata juga sumber perekonomian yang menjanjikan jika dikelola dengan baik dan maksimal. “Kita ingin masyarakat terlibat, agar ada dampak ekonomi ke mereka (masyarakat, Red),” katanya.

Terpisah, Kepala Divisi Regional Perhutani Jawa Timur Kurniawan Purtanto mengapresiasi kerja sama terkait pengelolaan wisata tersebut. Selama ini, kata dia, Perhutani telah berupaya mengembangkan wisata dan juga menggerakkan perekonomian melalui pariwisata.

Namun hasilnya kurang maksimal lantaran belum ada dukungan dari Pemkab Jember. Melalui nota kesepahaman itu, pihaknya berhatap wisata yang berada di kawasan Perhutani lebih terkelola dengan baik dan menjadi wisata yang memenuhi standart CHSE. Yakni, Cleanliness atau kebersihan; Health tau sehat; Safety tau aman; dan Environment Sustainability atau kelestarian lingkungan.

Pada sektor kelestarian lingkungan, Iwan mengaku, Perhutani telah menyiapkan strategi khusus agar hutan tetap terjaga. “Setiap objek wisata memang harus sesuai standart CHSE, dan Perhutani akan menjaga kelestarian lingkungan agar tidak rusak,”Pungkasnya. (*/as/sp)