Andika Apriyanto


Wartawan Tadatodays.com | 2021-07-04 10:30:48

Temukan 2 Korban Hilang, Data Manifes KMP Yunice Diperbarui Jadi 77 Orang

BANYUWANGI, TADATODAYS.CM - Upaya Basarnas bersama tim gabungan dalam pencarian korban tenggelamnya KMP Yunicee di Selat Bali, membuahkan hasil. Hingga Minggu (4/7/2021), sudah ditemukan 2 orang yang sebelumnya dinyatakan hilang. Selain menemukan korban hilang, Basarnas juga memperbarui jumlah orang di KMP Yunicee dari 53 orang menjadi 77 orang.

Korban hilang pertama ditemukan di perairan Cekik Jembrana, Sabtu, (3/7) sekira Pukul 08.42 WITA. Korban meninggal tersebut telah dibawa ke posko SAR Gilimanuk, kemudian dibawa ke RSUD Negara untuk di lakukan identifikasi. Dari hasil identifikasi tersebut, korban diketahui bernama Miftahul Arifin, 44, berasal dari Sumenep, Jawa Timur.

Baca Juga : Pencarian Sejauh 5 Mil, Basarnas Kerahkan Helikopter

Korban pertama kali ditemukan oleh tim SAR gabungan dengan menggunakan speed boat milik Polair. Saat penyisiran di area tenggelamnya KMP Yunicee, tim gabungan menemukan jenazah terapung-apung, dengan menggunakan celana pendek berwarna coklat dan sepatu warna biru.

Baca Juga : Korban Selamat dan Meninggal Dipulangkan, 11 Korban Hilang Masih Dicari

Wayan Suyatna, selaku Kepala Seksi Operasi Siaga kantor SAR Surabaya mengatakan, tim SAR gabungan juga mengerahkan sejumlah KRI dan beberapa armada lain. Di antaranya, KRI Rigel 933, KRI Soputan 923, KN SAR Permadi, KMP ASDP Indonesia Perri, RIB SAR 01 Gilimanuk, RIB SAR 01 Banyuwangi, Speed Boat Ditpolairud Polda Bali, dan Rubber Boat Pos TNI AL Gilimanuk.

Wayan menjelaskan, 1 korban tersebut merupakan data yang ada dalam manifes target pencarian 18 korban hilang. Jumlah tersebut merupakan data terbaru dari Basarnas per Kamis (1/7) lalu, dari semula jumlah korban hilang 11 orang. "Pencarian masih kita lanjutkan dan memperluas area," katanya.

Setelah menemukan 1 korban pada Sabtu kemarin, Basarnas dan tim gabungan kembali menemukan 1 korban lagi pada Minggu, (4/7). Korban kedua ditemukan di perairan Muncar, Banyuwangi, tepatnya di perairan Tanjung Sembulung. Korban ditemukan nelayan setempat saat akan menebar jarring, sekira pukul 01.15 WITA.

Setelah diidentifikasi, korban bernama Juliadi, 30, beralamat di Kampung Babakan Kiampanan, Tasikmalaya, Jawa Barat. Korban merupakan merupakan pegawai kantin di KMP Yunicee, dan masuk dalam data manifes.

Saat ditemukan nelayan, kondisi mayat berjenis kelamin laki-laki itu terapung dengan menggunakan kaus lengan panjang berwarna hitam, dan memakai celana jins.

Masih berdasarkan keterangan Wayan, dari kabar penemuan mayat itu, sekira pukul 02.30 WITA, tim gabungan langsung melakukan penjemputan ke lokasi penemuan. Sekira pukul 03.45 WITA, korban langsung dibawa ke RSUD Blambangan. “Untuk dilaksanakan identifikasi" ujarnya.

Saat ini, jenazah masih berada di RSUD Blambangan Banyuwangi, untuk menunggu pihak keluarga yang akan menjemputnya.

Dengan ditemukannya 2 korban hilang di wilayah selatan Selat Bali, Wayan menyebut bahwa fokus pencarian akan dilakuakan di wilayah selatan Selat Bali. “Sudah menjadi set area,” kata Wayan.

Perlu diketahui, per Minggu (4/7), jumlah korban meninggal dalam peristiwa tenggelamnya KMP Yunicee berjumlah 9 orang. Sementara korban selamat berjumlah 51 orang, dan 17 lainnya masih dalam pencarian. (dik/don)