Hilal Lahan Amrullah


Wartawan Tadatodays.com | 2020-07-31 20:44:36

Tenaga Kesehatan Terpapar Covid-19, RSIA Amanah Diimbau Diisolasi

DIMINTA TUTUP: Satgas Penanggulangan Covid-19 pada saat mengumumkan tambahan pasien positif covid-19, salah satunya tenaga kesehatan RSIA Amanah. Karena itu rumah sakit tersebut kini diimbau tutup sementara.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Amanah Kota Probolinggo diimbau tutup sementara oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Probolinggo. Surat himbauan tutup sementara telah dilayangkan kepada RSIA Amanah Kota Probolinggo setelah seoarang tenaga kesehatannya dinyatakan  positif terpapar virus corona (Covid-19). “Langkah yang sudah kita lakukan adalah, pertama sudah bersurat kepada nakes dan tempat tenaga kesehatan tersebut. Nantinya akan segera ditindaklanjuti dengan langkah tracking,” terang Jubir Tim Satgas, dr Abraar HS Kuddah.

Pria yang juga menjabat sebagai Plt Direktur RSUD dr. Mohamad Saleh tersebut juga berharap adanya kerjasama yang baik. Antara pihak satuan gugus tugas (Satgas) dari tracking, dan juga tempat pelayanan kesehatan tersebut. “Saya yakin pasti mereka akan bisa bekerjasama dengan baik. Karena biar bagaimanapun, Nakes tersebut, adalah termasuk nakes yang sangat berdedikasi. Terutama dalam hal membantu kami di dalam menangani proses pandemik yang ada di Kota Probolinggo,” tegasnya.

Baca Juga : 7 Provokator Pengusiran Petugas Medis di Gunggungan Lor Pakuniran Akui Kesalahan

Menurutnya, RSIA Amanah seharusnya saat ini tidak menerima pasien dulu. Hingga betul-betul sudah terbebas dari covid-19.

Baca Juga : Operasi Masker di Kabupaten Probolinggo Tunggu Hakim dan Jaksa

Di dalam surat himbauan yang telah dilayangkan, itu tidak disebutkan berapa hari rumah sakit diminta tutup. “Sampai betul-betul tracking tersebut dikatakan aman. Tetapi kalau kita mengacu kepada peraturan pemerintah, harus melakukan lockdown atau tidak menerima pelayanan kesehatan sampai 14 hari, itu seharusnya,” jelasnya.

Tetapi kalau nanti dalam perjalanan trackingnya ternyata negatif, maka bisa melakukan pelayanan kesehatan.

Sebelumnya seorang nakes RSIA Amanah diketahui positif covid-19. Itu diketahui  setelah Satgas Probolinggo, dua hari lalu menerima pemberitahuan dari BBTKLPP (Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit) Surabaya. Setelah dilakukan cek ulang di RSUD dr. Mohamad Saleh, ternyata hasilnya juga positif. “Mungkin waktu itu beliau pas ada di Surabaya atau bagaimana, sehingga keluarlah hasilnya,” pungkasnya. (hla/hvn)