Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2022-03-31 20:22:26

Tepergok Hendak Buka Rolling Dor, Dimassa, Lalu Diserahkan ke Polisi

DIAMANKAN: Penjual es tebu yang kedapatan hendak membuka rolling door di salah satu lapak di Stadion Bayuangga Kota Probolinggo, telah diamankan kepolisian setelah sebelumnya mendapat bogem mentah warga.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Seorang penjual es tebu di Kota Probolinggo tepergok hendak membuka pintu rolling door di salah satu lapak di Stadion Bayuangga Kota Probolinggo, Kamis (31/3/2022) sekitar pukul 17.00 WIB. Karena diduga hendak mencuri warga pun menghajarnya, lalu diserahkan ke polisi.

Informasi yang dihimpun tadatodays.com, penjual es tebu itu diketahui bernama Otok, 36, warga Jl. Citarum Kelurahan Curahgrinting, Kacamatan Kanigaran, Kota Probolinggo. Saat kejadian ia tidak sedang berjualan.

Baca Juga : Ditinggal Andok Mie Dower, Motor Dicuri, Terekam CCTV

Kronologinya, Kamis sore itu Otok mengendarai motor matik dan melewati jalan di Kawasan Stadion Bayuangga. Ia kemudian berhenti dan memarkir motornya di depan salah satu lapak di sisi timur stadion.

Baca Juga : Bekuk Spesialis Pencurian dengan Sasaran Nasabah Bank

Ia kemudian mendekati rolling door lapak, dan terlihat mengotak-atik kunci rolling door. Saat itulah, ia tepergok oleh salah satu koordinator stadion bernama Ananto.

Lantas, Amanto menghubungi seorang anggota kepolisian setempat. Tapi sebelum polisi datang, Otok sudah dihajar warga yang mengetahui kejadian itu. Beruntung, aksi main hakim sendiri itu berhasil dihentikan saat polisi datang ke TKP.

Lukman Hasan, 42, warga Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan yang merupakan salah satu penyewa lapak stadion mengatakan, ia mengetahui kejadian itu saat banyak orang di lokasi kejadian.

Ia menyebutkan jika pelaku beraksi seorang diri. Beruntung, lanjutnya, aksi pelaku berhasil digagalkan lantaran tepergok Ananto yang sedang bertugas mengawasi stadion. "Saksi (Ananto) menghubungi petugas kepolisian," katanya.

Lukman menuturkan, pelaku sempat terkena bogem mentah warga. Beruntung, amarah massa dapat diredam oleh pihak kepolisian. "Pelaku dibawa sudah oleh polisi ke Polres Probolinggo Kota," ucapnya. (ang/don)