Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2022-02-21 15:39:25

Tersinggung, Pemilik Lahan Segel Gedung Sekolah PAUD-TK

DITUTUP: Seorang perangkat desa membuka palang kayu yang dipasang menutupi pintu masuk gedung PAUD dan TK Tunas Muda 1, Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Gedung itu disegel lantaran pemilik lahan tersinggung dengan pihak sekolah, karena tidak pernah dilibatkan setiap kegiatan musyawarah sekolah.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Sebuah gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) PKK Tunas Muda 1, di Dusun Pekalen Rt 11 Rw 3, Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, disegel oleh pemilik tanah pada Minggu (20/2/2022) malam. Akibatnya, sebanyak 83 peserta didik Paud dan TK PKK Tunas Muda terpaksa belajar di luar ruangan.

Informasi yang berhasil dihimpun, penyegelan itu dilakukan karena adanya ketersinggungan dari pemilik tanah bernama H. Munawi. Karena saban ada kegiatan musyawarah sekolah, yang bersangkutan tidak pernah diundang.

Baca Juga : Rusunawa Bestari Kota Probolinggo Disegel Warga

Hal itu diutarakan oleh PJ. Kepala Desa Maron Kidul Sugianto, saat dikonfirmasi pada Senin (21/2/2022). Sugianto menjelaskan, tanah tempat berdirinya Paud dan TK PKK Tunas Muda tersebut masih atas nama H. Munawi. Ia telah menyetujui agar lahannya digunakan untuk pembangunan gedung sekolah pada 2011.

Baca Juga : Bangunan SDN Muneng Kidul Memprihatinkan, Sebagian Siswa Belajar di Luar Kelas

Namun berjalannya waktu, Munawi merasa tersinggung karena setiap kali ada musyawarah di sekolah, baik musyawarah untuk merenovasi bangunan ataupun hal lainnya yang berkaitan dengan kemajuan sekolah, dirinya tidak pernah diundang. "Jadi yang bersangkutan tidak pernah dilibatkan," katanya.

Sementara itu, Abdullah Said, warga desa setempat mengatakan bahwa dirinya baru mendapatkan informasi dari beberapa wali murid tentang penyegelan tersebut. "Informasinya memang masalah pribadi," ucapnya.

Abdullah membenarkan bahwa tanah tempat berdirinya gedung Paud dan TK tersebut masih atas nama H. Munawi. "Tadi pagi saya lihat belajar di luar anak-anak itu, sama gurunya," ujarnya. (zr/don)