Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-12-16 11:45:31

Tidak Ada Korban, Awan Panas Guguran Semeru Terhenti di Gumukmas

AWAN PANAS: Luncuran awan panas guguran (APG) Gunung Semeru terlihat jelas di lokasi pencarian di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. Namun berdasarkan pantauan petugas PVMBG Gunung Semeru di Gunung Sawur, APG itu terhenti di Dusun Gumukmas, Desa Supiturang. (foto: istimewa)

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, kembali mengalami erupsi besar pada Kamis (16/12) pagi. Hingga Kamis pukul 12 siang, dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut.

Pj Kepala Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Abdul Azis mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. "Alhamdulillah tidak ada," katanya saat dikonfirmasi tadatodays.com melalui panggilan seluler.

Baca Juga : Komunitas Cat Rescue Selamatkan Kucing di Kawasan Erupsi Gunung Semeru

Azis juga menyebutkan, awan panas guguran (APG) Gunung Semeru tidak mengarah ke Desa Sumberwuluh. Diketahui, saat erupsi sebelumnya pada Sabtu (4/12) lalu, Desa Sumberwuluh juga diterjang APG dan mengakibatkan sejumlah warga meninggal. Rumah-rumah warga dan lahan pertanian pun tertimbun awan panas tersebut.

Baca Juga : Kisah Operator Alat Berat; Bekerja di Tengah Ancaman Erupsi Gunung Semeru

Sementara berdasarkan informasi yang disebar oleh petugas PVMBG Gunung Semeru yang berada di pos pantau Gunung Sawur, gumpalan APG meluncur sejauh 4,5 km dari puncak Gunung Semeru dan mengarah ke Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo. Sementara, data seismogram amplitudo maksimum 25 mm, dengan gempa 912 detik. "APG terhenti di (Dusun) Gumukmas," begitu pesan petugas PVMBG Gunung Semeru, yang tersebar berantai melalui pesan WhatsApp. 

Meski APG terhenti di Dusun Gumukmas, namun sejumlah relawan dan tim SAR yang masih melakukan pencarian korban hilang pasca erupsi sebelumnya, berlarian meninggalkan lokasi pencarian. Video tim SAR menyelamatkan diri juga beredar. (zr/don)