Mochammad Angga


Wartawan Tadatodays.com | 2021-04-06 19:26:57

Tiga Petani Tersambar Petir, Satu Tewas, Satu Alami Gangguan Pendengaran

NAHAS: Di gubuk itulah, Miskar dan dua temannya tersambar petir. Akibatnya, Mistar meninggal dunia dan seorang temannya mengalami gangguan pendengaran.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Nahas menimpa Miskar, 60, warga RT 2 RW 8 Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo. Ini, setelah tubuhnya tersambar petir dan tewas di tempat kejadian yakni di area persawahan Jl. Supriyadi Kelurahan Tisnonegaran, Selasa (6/4/2021)

Pria yang juga menjabat ketua RT di rumahnya itu tewas, saat tengah berteduh di gubuk lantaran lebatnya hujan.

Baca Juga : Naik Motor, Petani Tewas di Jalur Gunung Bromo

Informasi yang dihimpun tadatodays.com, bermula ketika tiga orang warga RW 8 Kelurahan Kanigaran, yaitu Suraji, 60, Jamari, 67, selaku Ketua RW setempat, dan Miskar sedang menggarap sawahnya masing-masing. Mereka berangkat ke sawah di waktu berbeda.

Baca Juga : Janda Tewas Diduga Dibunuh Orang Terdekat

Saksi korban, Jumari saat ditemui di rumahnya mengatakan, ia datang lebih dahulu di tempat kejadian sekira pukul 13.30 WIB. Selanjutnya, Suraji datang sambil membawa perlengkapan pertanian.

Sekira pukul 14.30 WIB, hujan mulai turun bersamaan datangnya Miskar, yang hendak membersihkan rumput di lahan yang ditanami bawang itu. Tiba-tiba hujan semakin deras, sehingga mereka langsung berteduh di gubuk di tengah sawah.

Jumari menyampaikan, saat itu tidak ada gemuruh. Tapi tak lama saat ia dan dua rekannya itu ngobrol, petir langsung menyambar Miskar. Seketika Miskar tergeletak dan mengalami luka parah di bagian kepala, leher dan paha kaki. Melihat kondisi rekannya itu, Jumari langsung merangkulnya. “Seketika saya tak sadarkan diri," katanya.

Ia menuturkan, setelah ia pingsan, beberapa warga yang mengetahui kejadian itu langsung menolong. "Masih tak enak badan saya ini,” ujarnya. Semetara, kondisi Suraji mengalami gangguan pada pendengarannya.

Dari pantauan tadatodays.com, Miskar disemayamkan di kuburan dekat rumahnya. (ang/don)