Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-04-12 18:40:42

Tim Hisab dan Rukyah Kabupaten Probolinggo Tak Melihat Hilal

TERHALANG: Tim Hisab dan Rukyatul Hilal tak melihat hilal atau bulan baru untuk menentukan awal Ramadan tahun ini, dari Pantai Duta, Desa Randutatah, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Tim Hisab Rukyah atau Rukyatul Hilal Kabupaten Probolinggo melakukan pemantauan hilal awal 1 Ramadan 1442 Hijriah. Sayangnya, pantauan yang dilaksanakan di lokasi wisata Pantai Duta, Desa Randutatah, Kecamatan Paiton, itu Tim tidak berhasil melihat hilal karena tertutup awan.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo, Akhmad Sruji Bahtiar menuturkan, meski timnya tidak dapat melihat hilal di tempat tersebut tetapi penentuan awal bulan Ramadan tahun ini tetap akan dapat ditentukan.

Pria yang karib disapa Bahtiar ini menjelaskan, pemantaun hilal tak hanya dilakukan di Kabupaten Probolinggo, melainkan juga dilakukan di daerah lainnya.

Menurutnya, ketika salah satu tim di salah satu daerah sudah melaporkan melihat bulan, maka awal Ramadan sudah bisa ditentukan. "Insyallah bisa dimulai (puasanya, Red)," kata Bahtiar.

Bahtiar memaparkan, dari pemantauan di Pantai Duta seharusnya posisi hilal berada di titik 1,2 derajat selatan matahari, dan tinggi 4 derajat. Namun, ketika dimulai pemantauan pada pukul 17.25 WIB selama 16 menit, ternyata posisi hilal masih belum terlihat karena awan yang menghalangi teropong.

Padahal, untuk masalah kelengkapan peralatan, Bahtiar mengaku sudah sangat siap. Pihaknya menyiapkan 4 teropong berbeda, lalu ada alat tradisional yang disebut dengan gawang lokasi juga sudah dipersiapkannya. "Secara teknis kita sudah siap," ujarnya usai melakukan pemantauan hilal.

Diketahui, dalam kegiatan tersebut Kemenag juga bersama dengan Tim dari Kemenag Provinsi Jawa Timur, Nahdlatul Ulama', Muhamadiyah, Majelis Ulama Indonesia, Pengurus Al-Irsyad dan KUA setempat. (zr/don)