Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-12-03 21:38:39

Tingkatkan Capaian Vaksinasi, Puskesmas Jabung Sisir Bakal Gandeng Bacakades

VAKSINASI: Warga memanfaatkan layanan vaksinasi dari Puskesmas Jabung Sisir. Dalam waktu dekat, warga Desa Jabung Sisir akan memilih calon kepala desanya. Karena itu, Puskesmas Jabung Sisir akan melibatkan bacakades agar warga yang enggan divaksin mau dibujuk untuk disuntik vaksin.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Momen pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Probolinggo, dimanfaatkan oleh Puskesmas Jabung Sisir, Kecamatan Paiton, untuk menggenjot vakinasi covid-19. Untuk menambah capaian vaksinasi, Puskesmas Jabung Sisir menggandeng bakal calon kepala desa (bacakades).

Diketahui, capaian vaksinasi di wilayah Puskesmas Jabung Sisir sudah 64 persen dari sasaran sebanyak 18.457 orang. Sedangkan vaksinasi bagi lansia mencapai 41 persen, dari sasaran vaksin sebanyak 1.881 orang.

Baca Juga : Antisipasi Penyebaran Omicron, Forkopimda Probolinggo Bentuk Pasukan Pamor Keris

Kepala Puskesmas Jabung Sisir, dr. Yuniar indah Savitri menyampaikan, pihaknya menargetkan capaian vaksinasi hingga 70 persen. Karena itu, untuk mewujudkan target tersebut Puskesmas Jabung Sisir bakal melibatkan para bacakades.

Baca Juga : Jika Terjangkit Omicron, Anak Bisa Terkena Diabetes

Nantinya, bacakades diharapkan dapat memberikan pemahaman dan ajakan kepada pendukungnya untuk segera melakukan vaksinasi. "Harapannya 80 persen sebelum akhir bulan Desember 2021," katanya, Selasa (30/11/2021).

Namun untuk saat ini pihaknya masih tetap melakukan vaksinasi dengan cara seperti biasanya, yakni menggandeng instansi terkait. Seperti, TNI, Polri, muspika, pemerintah desa, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

TNI-POLRI: Aparat TNI dan Polri tetap bekerjasama dengan Puskesms Jabung Sisir dalam pelaksanaan vaksinasi covid-19. Aparat keamanan juga aktif membantu tenaga kesehatan, dalam memberikan pemahaman kepada warga akan pentingnya vaksin untuk mencegah kasus covid-19.

Dari kolaborasi itu, pihaknya mampu menyuktik vaksin terhadap banyak warga. Baik warga yang datang langsung untuk melakukan vaksinasi di puskesmas, dan di kantor desa masing-masing. Bahkan ada juga masyarakat yang divaksin di rumahnya masing-masing.

Pelayanannya pun bukan hanya sebatas pada siang hari saja. Puskesmas Jabung Sisir juga melayani suntik vaksin covid-19 pada malam hari. "Kalau siang mereka alasan kerja," ujarnya.

Tak sebatas itu saja. Puskesmas Jabung Sisir juga sudah melakukan vaksinasi di pondok pesantren yang ada di wilayah setempat.

Nah, selama menjalankan vaksinasi covid-19, petugas Puskesmas Jabung Sisir kerap mengalami kendala. Mulai dari hujan yang kerap mengguyur, hingga masyarakat yang enggan untuk divaksin karena termakan kabar tidak benar tentang dampak vaksin. “Ada juga yang tidak mau divaksin dengan alasan covid-19 di Indonesia sudah hilang,” tutur Yuniar.

Bahkan, sebagian masyarakat ada yang pilih-pilih jenis vaksin. “Kalau vaksinnya semua kami sedia,” ujarnya.

Dengan kendala itu, pihaknya mencoba memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwasanya semua vaksin sama dan aman. Alhasil, Puskesmas Jabung Sisir yang memiliki 8 tim vaksinasi mampu memvaksin 150-200 orang setiap harinya. Dimana untuk setiap tim berjumlah 5 orang nakes.

Yuniar berharap agar masyarakat semakin terbuka wawasannya, bahwa vaksinasi itu bukan untuk kepentingan perorangan atau beberapa pihak saja. Melainkan untuk kepentingan masyarakat semuanya, untuk menciptakan kekebalan tubuh. "Sehingga mereka mau untuk divaksin," kata Yuniar.

Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mempercayai isu hoaks yang sumbernya masih belum jelas. Dan ketika divaksin tidak usah berfikir bakal sakit, agar fikiran tidak tersugesti. (zr/don)