Rifky Leo Argadinata


Wartawan Tadatodays.com | 2022-04-19 21:41:39

Tragis, Pemuda Banyuwangi Akhiri Hidup dengan Benturkan Kepalanya ke Mesin Pemotong Kayu

DEPRESI: Polisi telah melakukan olah TKP di tempat pemotongan kayu di Desa Bulusari, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Dari hasil penyelidikan, polisi memastikan bahwa kasus tersebut murni bunuh diri.

BANYUWANGI, TADATODAYS.COM - Seorang pemuda di Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi mengakhiri hidupnya dengan cara tragis. Pemuda tersebut nekat membenturkan kepalanya ke mesin pemotong kayu yang tengah beroperasi, Selasa (19/4/2022). Pemuda itu pun tewas di tempat kejadian.

Pemuda tersebut berinisial H, 19, warga Desa Bulusari, Kecamatan Kalipuro

Baca Juga : Nyebur di Pemandian Tamansari, Pemuda Ini Tewas Tenggelam

Peristiwa mengerikan itu terjadi sekira pukul 09.00 WIB. Dari hasil penyelidikan kepolisian, H nekat bunuh diri diduga karena depresi.

Baca Juga : Dua Kali Gagal Nyalon Kades, Pria asal Karanganyar Ditemukan Meninggal Gantung Diri

Kabag Humas Polresta Banyuwangi Iptu Lita Kurniawan mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di tempat pemotongan kayu.

Lita menerangkan, pagi itu, terdapat beberapa orang pekerja yang tengah menjalankan aktivitasnya. Sementara H diketahui sedang mondar-mandir di area tersebut. Para pekerja sudah mengingatkan H untuk menjauh. "Korban lalu memutari alat pemotong kayu dan duduk di sebelahnya," katanya.

Karena masih berdekatan dengan mesin pemotong, lanjutnya, korban kembali ditegur oleh pekerja. Usai menegur para pekerja mengangkat balok kayu untuk kemudian dipotong di mesin tersebut.

Nah, di saat dua pekerja mengangkat balok kayu untuk dipotong pada mesin, korban berlari dan mengarahkan kepalanya ke mesin. "Korban bersimbah darah dan mengalami luka serius," ujarnya.

Para pekerja pun dibuat terkejut dengan aksi nekat H itu. Melihat korban masih bernapas, para pekerja melarikannya ke Rumah Sakit Yasmin Kalipuro. "Korban dilakukan perawatan. Salam jangka waktu 5 menit korban dinyatakan meninggal dunia," tuturnya.

Warga kemudian melaporkan insiden tersebut ke pihak kepolisian. Polisi selanjutnya melakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP, diketahui bahwa insiden ini murni bunuh diri.

Keluarga menerima atas kejadian tersebut, dan menolak dilakukan autopsi pada jenazah H. Jenazah selanjutnya dimakamkan di TPU setempat. (rl/don)