Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-07-25 07:59:37

Tuang Bensin, Warga Probolinggo Tewas Hangus Terbakar

PENYIDIKAN: Tim identifikasi Polres Probolinggo memeriksa jasad korban yang hangus terbakar. Peristiwa terjadi saat korban menuangkan bensin dari jeriken ke botol untuk dijualnya secara eceran.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Malang benar nasib yang dialami Mustimati, 50, warga Desa Brani Kulon, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo. Nyawanya tak tertolong setelah menderita luka akar hebat di sekujur tubuhnya. Peristiwa itu terjadi saat ia menuangkan bensin ke botol, Sabtu (24/7/2021), sekira pukul 06.30 WIB.

Kapolsek Maron Iptu Samiran mengatakan, peristiwa itu bermula saat Mustimati sedang memasak nasi menggunakan kompor gas di kios peracangan miliknya. Pada saat bersamaan, sambil menunggu nasinya matang, Mustimati menuangkan bensin dari jeriken ke botol untuk dijual ecerean.

Baca Juga : Gudang Triplek di Dringu Terbakar

Belum selesai memindah bensin, tiba-tiba muncul percikan api yang ditimbulkan dari kompor tersebut. Karena jarak antara bensin dan kompor dekat, sehingga api seketika langsung membesar dan membakar kios peracangan tersebut. “Korban terjebak di dalamnya,” katanya.

Baca Juga : Polisi Masih Selidiki Penyebab Kebakaran di TPA Anggrek, Kerugian Rp 4,5 Miliar

Warga yang mengetahui kejadian itu, langsung berupaya memadamkan api. Saat itu, warga tak menyadari jika korban masih ada di dalam rumah. Warga baru mengetahui kalau korban terjebak saat apinya padam. Betapa kagetnya warga melihat korban dalam kondisi hangus terbakar.

Warga sekitar langsung mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Keluarga korban sudah disarankan untuk melakukan otopsi, namu pihak keluarga menolak. Sehingga jenazah korban dibawa pulang untuk dimakamkan. “Kalau kerugian materi akibat peristiwa itu sekitar Rp 40 juta,” ucap Samiran. (zr/sp)