Tundukkan Persebata Lembata 1-0 dengan 10 Pemain, Persekabpas Kokoh di Puncak Klasemen Grup D

Amal Taufik
Amal Taufik

Wednesday, 10 Dec 2025 08:06 WIB

Tundukkan Persebata Lembata 1-0 dengan 10 Pemain, Persekabpas Kokoh di Puncak Klasemen Grup D

POIN PENUH: Persekabpas kembali meraih 3 poin setelah menundukkan Persebata Lembata dengan skor 1-0. (Foto: @persekabpas.id)

PASURUAN, TADATODAYS.COM - Persekabpas Pasuruan meraih kemenangan krusial pada laga ketiga Grup D Liga 3 setelah menundukkan Persebata Lembata 1-0 di Stadion Thor, Surabaya, Selasa (9/12/2025) pukul 15.00 WIB. Hasil ini mengukuhkan Laskar Sakera di posisi teratas klasemen sementara.

Pertandingan berlangsung intens sejak awal. Kedua tim tampil agresif dan saling menekan di lini tengah. Gol tunggal Persekabpas tercipta pada babak pertama.

Berawal dari situasi sepak pojok, Novi Atmaja mengirim bola ke jantung pertahanan Persebata. Edi Wardan bergerak cepat menyambutnya dengan sundulan keras yang tak mampu dihalau kiper lawan. Keunggulan itu bertahan hingga turun minum.

Usai jeda, Persebata mengambil inisiatif permainan. Tekanan mereka meningkat, terutama melalui kombinasi lini depan yang beberapa kali menembus pertahanan Persekabpas. Namun peluang demi peluang masih belum berbuah gol akibat finishing yang kurang akurat.

Persekabpas sempat menghadapi situasi sulit ketika M. Sulton diusir keluar lapangan pada menit ke-70 setelah menerima dua kartu kuning. Kondisi tersebut memaksa tim asuhan Masdra Nurriza mengubah pendekatan permainan menjadi lebih defensif.

Bermain dengan 10 pemain, Persekabpas bertahan rapat pada sisa laga. Persebata mencoba memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan serangan beruntun, tetapi barisan belakang Persekabpas tampil disiplin hingga peluit panjang.

Kemenangan tersebut menempatkan Persekabpas di posisi teratas klasemen Grup D sekaligus mendekatkan mereka pada peluang lolos ke fase berikutnya.

Head Coach Persekabpas, Masdra Nurriza, mengapresiasi mental pemain yang tetap solid meski dalam tekanan. Ia menyebut laga ini menjadi indikator konsistensi tim. "Tiga pertandingan awal sangat menguras tenaga, tapi anak-anak bisa menjaga fokus. Ada banyak situasi sulit, namun semua dilewati dengan baik," ujarnya.

Masdra menambahkan bahwa persaingan di grup kini semakin ketat karena setiap tim mulai menemukan pola permainannya. Untuk itu, tim pelatih memprioritaskan pemulihan kondisi pemain sebelum menghadapi laga selanjutnya. "Kami mohon doa kepada Sakera Mania dan masyarakat Kabupaten Pasuruan," kata Masdra. (pik/why)


Share to