Upacara Hari Sumpah Pemuda di Kota Probolinggo, Sajikan Teaterikal Perjuangan Pemuda Mastrip

Amelia Subandi
Amelia Subandi

Wednesday, 28 Oct 2026 13:39 WIB

Upacara Hari Sumpah Pemuda di Kota Probolinggo, Sajikan Teaterikal Perjuangan Pemuda Mastrip

Teaterikal Perjuangan Pemuda Mastrip dari Sanggar Embiro warnai upacara Sumpah Pemuda dan Haornas 2026.

Wali Kota: Jadilah Generasi Produktif dan Berintegritas

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kota Probolinggo dilaksanakan pada 28 Oktober 2026, bersamaan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43. Upacara digelar pada Rabu (28/10/2026) di halaman Kantor Wali Kota Probolinggo, Jalan Panglima Sudirman.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari, Sekda Kota Probolinggo Budiono Wirawan, Ketua DPRD Kota Probolinggo Dwi Laksmi Syntha Kusuma Wardhani, perwakilan Forkopimda Kota Probolinggo, dan seluruh OPD Pemkot Probolinggo.

Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober, merupakan momentum untuk mengingatkan Bangsa Indonesia terhadap sejarah gotong royong seluruh elemen pemuda yang berhasil menebar semangat jiwa patriotisme.

Penyerahan hadiah pemenang lomba-lomba dalam rangka Haornas yang telah digelar sebelumnya.

Sesaat sebelum upacara Hari Sumpah Pemuda ke 98 digelar, digelar teaterikal perjuangan pemuda Mastrip. Aksi teaterikal ini disajikan oleh pelajar dari sanggar Teater Embrio. Sajian teaterikal ini menyita perhatian para undangan, terutama menyaksikan semangat dan aksi heroik mereka.

Diceritakan, TGP (Tentara Genie Pelajar) yang merupakan organisasi militer resmi binaan Angkatan Bersenjata Indonesia dibentuk pada tahun 1947. Anggotanya adalah siswa Sekolah Menengah Teknik yang memiliki keahlian khusus. Maka TGP dinilai memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh organisasi militer pelajar lainnya.

Selanjutnya, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin dalam arahannya berpesan bahwa momentum Hari Sumpah Pemuda yang diperingati haruslah menjadi perekat persatuan bangsa untuk bersama-sama bangkit melawan pandemi. Selain itu juga untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang kokoh, melalui kewirausahaan pemuda.

Pemuda sebagai agen perubahan adalah sebuah fakta sejarah yang tak bisa dihindari. Dimana pemuda Indonesia selalu menjadi penentu momen penting perjalanan bangsa Indonesia. Momentum itu adalah hasil karya, komitmen dan dedikasi para pemuda Indonesia.

“Saya mengajak agar para pemuda Kota Probolinggo jangan jadi penonton. Jadilah generasi produktif, berintegritas dan mampu menggunakan teknologi dengan bijak. Buktikan bahwa pemuda saat ini mampu menghadirkan karya yang nyata untuk pembangunan Kota Probolinggo lebih baik,” tegasnya.

Di hadapan peserta upacara yang terdiri dari pelajar, organisasi kepemudaan dan perwakilan ASN di lingkungan Pemkot Probolinggo, Wali Kota Aminuddin juga berpesan agar momen hari olahraga dijadikan sebagai gaya hidup, sarana menjaga kesehatan, serta fondasi untuk hidup lebih produktif dan berprestasi. Selain itu kepada para atlet, dan para pelatih agar terus mengharumkan nama Kota Probolinggo di kancah olahraga. (*/mel/why)


Share to