Usai Preservasi, Lampu Jalan Soetta-Pangsud Kota Probolinggo Belum Menyala, Dishub Upayakan Anggaran

Alvi Warda
Alvi Warda

Friday, 06 Mar 2026 16:18 WIB

Usai Preservasi, Lampu Jalan Soetta-Pangsud Kota Probolinggo Belum Menyala, Dishub Upayakan Anggaran

PJU: Salah satu titik tiang lampu di depan Makodim 0820 Probolinggo.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Proyek preservasi Jalan Soekarno Hatta (Soetta) – Panglima Sudirman (Pangsud) Kota Probolinggo sudah rampung. Namun, lampu penerangan jalan umum (PJU) di dua ruas jalan protokol tersebut belum menyala. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Probolinggo menyatakan bakal mengupayakan anggaran untuk lampu.

Proyek preservasi Jalan Soetta-Pangsud ini rampung pada akhir Desember 2025. Proyek ini menelan anggaran Rp 38,8 miliar, dikerjakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Provinsi Jatim melalui PPK 1.1 Provinsi Jatim.

Pengerjaannya meliputi pengaspalan, peremajaan drainase hingga pemasangan PJU. Namun, hingga kini tiang PJU tersebut belum dipasang lampu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Kota Probolinggo Setyorini Sayekti mengatakan, lampu penerang jalan dilimpahkan pada Dishub. "Tiangnya dari proyek preservasi. Namun untuk lampu, itu dikembalikan pada kita," ujarnya.

POROS: Kondisi Jalan Panglima Soedirman saat malam hari.

Sementara, Plt Kepala Dishub Kota Probolinggo Pudi Adji Tjahjo Wahono mengatakan, dalam proyek preservasi jalan tersebut, sebenarnya direncanakan juga pemasangan lampu hingga menyala. Namun dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang disusun, komponen lampu tidak tercantum sehingga proyek hanya menyediakan tiang.

“Iya, proyek preservasi Jalan Soekarno Hatta–Panglima Sudirman kemarin sebenarnya juga termasuk pemasangan lampu sampai hidup. Tetapi di RAB yang disusun tidak ada komponen lampunya, jadi hanya menyediakan ruang PJU saja,” ujar Pudi.

Ia mengatakan, setelah proyek selesai, keberadaan PJU tersebut akhirnya menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan. Sehingga dibutuhkan pergeseran anggaran agar lampu bisa segera dipasang dan difungsikan. "Begitu selesai, seolah jadi tanggung jawab Dishub," katanya.

Menurutnya, terdapat sekitar 46 titik lampu yang direncanakan di sepanjang ruas jalan. Namun pemasangannya akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia.

“Kita upayakan geser anggaran, sehingga bisa kita carikan komponen lampu biar segera hidup. Titiknya sekitar 46 lampu, kalau tidak salah. Kita sesuaikan dengan anggaran yang ada dulu, prioritas di Jalan Soetta,” jelasnya.

Pudi menambahkan, kekurangan anggaran kemungkinan akan diusulkan dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK). Sebagian lampu ditargetkan dapat menyala sebelum Hari Raya Idul Fitri. “Kalau bisa sebelum Lebaran sudah hidup. Teman-teman mungkin akan lembur untuk itu. Nanti tagihan listriknya juga akan masuk ke Dishub,” tuturnya. (alv/why)


Share to