Zainul Rifan


Wartawan Tadatodays.com | 2021-04-05 16:30:00

Wakil Ketua KPK Datangi Ponpes Nurul Jadid Paiton. Ada Apa?

SINERGI: Suasana seminar di Ponpes Nurul Jadid Paiton, Senin (5/4), saat menghadirkan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron sebagai narasumber.

PROBOLINGGO, TADATODAYS.COM - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Nurul Ghufron, berkunjung ke Pondok Pesantren (ponpes) Nurul Jadid Paiton Probolinggo, Senin (5/4/2021). Dalam kesempatan itu, ia berharap agar Ponpes Nurul Jadid mampu mencetak kader bangsa yang berkarakter anti korupsi.

Ghufron menyampaikan, sebenarnya KPK sudah menyadari kalau korupsi tersebut bukan hanya masalah hukum saja. Dimana seseorang yang berbuat korupsi bakal ditindak, diperiksa lalu dipenjara.

Baca Juga : KPK Sebut Daerah Miskin Salah Satunya karena Korupsi

Padahal kenyataannya, sejak 18 tahun silam  KPK sudah banyak bertindak untuk  memberantas korupsi di Indonesia. Banyak oknum-oknum dan pejabat yang sudah ditangkap atas kasus-kasus korupsi, akan tetapi hal itu masih belum dapat membersihkan Indonesia dari para koruptor. "Masih banyak memproduksi koruptor baru," katanya pada tadatodays.com.

Ghufron menilai, karakter bangsa ini perlu dibenahi dari segi pendidikannya. Maka dari itu, menggandeng pondok pesantren merupakan salah satu cara agar nanti ponpes bisa memproduksi kader bangsa yang tidak hanya luas ilmunya saja. Melainkan juga mencetak kader bangsa yang terampil.

Tak hanya itu, diharapkan pesantren juga dapat mencetak kader bangsa yang mempunyai karakter yang jujur, peduli terhadap sesama, tertib dan adil. Kalau karakter tersebut dibangun sejak dini, maka para kader bangsa tersebut akan sadar dengan tidak menggunakan hak orang lain. "Untuk kepentingan pribadinya," ujarnya, usai mengisi seminar di Ponpes Nurul Jadid.

Menurut Ghufron, pendidikan anti korupsi ini sangat perlu untuk mewariskan karakter anak bangsa yang jujur. Sehingga, ke depan bangsa Indonesia menjadi lebih baik. (zr/don)